Zulkifli: Film G30S/PKI Cukup 15 Menit Saja

Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan setuju dengan ide Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar memperbaharui film G30S/PKI. Dia setuju film itu disesuaikan dengan kondisi kekinian dan berdasarkan fakta-fakta yang benar.‎

“(Film lama) kan 4 jam, siapa yang nonton? Paling lama satu setengah jam. Bila perlu 15 menit saja cukup. Anak muda pada tidak kuat,” kata Zulkifli saat membuka Temu Nasional Legislatif kader PAN se-Indonesia di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (21/9).

Hadir pada acara itu, Ketua Dewan Kehormatan sekaligus pendiri PAN Amin Rais, Sekjen PAN Edy Soeparno, Wakil Ketua DPR yang kader PAN Taufik Kurniawan dan para anggota legislatif dari seluruh Indonesia.

Zulkifli berpandangan film yang ada sekarang sangat panjang dan membosankan, sehingga perlu dipersingkat agar anak muda milenial seperti sekarang bisa betah dan menangkap isi sejarahnya.

“Anak-anak sekarang tidak suka yang panjang-panjang,” kata Zulkifli.

Dia menegaskan partainya menggelar nonton bareng (nobar) film tersebut secara serempak di seluruh wilayah Indonesia pada 30 September mendatang. Sebagai bukti awal dukungan atas pemutaran film yang disutradarai oleh Arifin C Noer ini, DPP PAN memutarnya di acara pembukaan Temu Nasional Legislatif PAN di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis malam.

Zulkifli yang juga menjabat sebagai Ketua MPR ini mengungkapkan alasan partainya mengadakan nobar film yang dibuat pada 1984 yang menghabiskan anggaran negara sebesar Rp 800 juta ini. ‎
Menurutnya, pada 1 Oktober tahun lalu, dirinya membacakan naskah Pancasila di lubang buaya. Dari situ dia melihat peristiwa PKI sebagai sejarah kelam indonesia.

“Kalau ada kepentingn politik di dalamnya, itu biasa saja,” ujar Zulkifli saat ditanya mengenai agenda politik di balik pemutaran film tersebut.

82total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *