Walikota Hendi: Silaturahmi Tetap Perlu Jaman Now

Ada banyak cara yang dilakukan oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi di dalam melakukan pendekatan komunikatif dengan warga masyarakat. Di samping jalan sehat, orang nomor satu di Kota Semarang itu juga melaksanakan kegiatan sholat Isya berjamaah seperti yang dilakukannya pada hari Selasa, 16 Januari 2018. Bersama pimpinan OPD dan juga Ketua DPRD, Walikota yang karib disapa Hendi itu melaksanakan ibadah sholat Isya berjamaah di Masjid Jami’ Al Hikmah, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat.

Di hadapan jamaah, Hendi menyampaikan bahwa pihaknya lebih senang bila langsung bertemu dengan warganya. Hal ini dikarenakan banyak program pembangunan yang memang harus disampaikan kepada masyarakat. Melalui temu langsung dengan masyarakat itu pula, Pemerintah Kota Semarang akan memperoleh banyak masukan terkait pembangunan.

“Kata orang jaman sekarang yang konon katanya disebut jaman now tidak perlu turun ke bawah karena semua serba IT. Tetapi saya rasa hal-hal yang bersifat silaturahmi perlu terus dilestarikan meski di tengah-tengah kemajuan teknologi. Menurut saya yang sifatnya non fisik harus disampaikan kepada masyarakat secara langsung sampai tingkat bawah karena masyarakat dapat mengetahuinya secara jelas, tidak samar-samar sebagaimana yang dikatakan orang lain,” ujar Hendi.

Pihaknya melanjutkan hal-hal non fisik yang harus diketahui masyarakat minimal ada tiga program yakni di bidang kesehatan adalah terkait Universal Health Coverage (UHC), kemudian program penggratisan PBB bagi warga yang memiliki obyek PBB dengan nilai NJOP di bawah 130 juta dan program pendidikan gratis bagi siswa SD-SMP baik negeri maupun swasta.

“Terutama program UHC jaminan kesehatan gratis sekeluarga untuk berobat maupun opname di rumah sakit. Program ini terbuka untuk warga miskin yang tidak memiliki biaya di rumah sakit, namun syaratnya harus mau dirawat di kelas 3,” lanjut Hendi.

Sementara untuk program pendidikan gratis, Walikota Semarang berkomitmen akan menggratiskan SD sampai SMP swasta mulai tahun ini dengan permulaan menyediakan beasiswa bagi warga yang tidak mampu dan berprestasi.

“Target kami di tahun 2019 siswa SD sampai SMP baik negeri maupun swasta di Kota Semarang akan gratis dari biaya pendidikan. Harapannya program ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin serta biaya-biaya sekolah bisa digunakan untuk kebutuhan yang lain,” urai Walikota.

Takmir Masjid Jami’ Al Hikmah Agus Rohmad mengajak jamaah untuk meniru sholat berjamaah yang dilakukan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi. Menurutnya kebiasaan sholat di rumah harus dirubah dengan sholat berjamaah di masjid.

“Alhamdulillah kita mempunyai pejabat publik yang mau berkumpul di masjid yang sesederhana seperti ini, untuk menjalin ukhuwah dan mendekatkan dengan masyarakat. Mari kita memakmurkan masjid sebagai tempat untuk menampung aspirasi warga,” pungkasnya.

88total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *