Walaupun Tak Lengkap, KPU Tetap Terima Dokumen Pendaftatan 9 Parpol

Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap menerima dokumen pendaftaran 9 (sembilan) partai politik, meskipun dokumennya tidak lengkap. Hal ini dilakukan KPU untuk menjalankan putusan Bawaslu atas laporan dari sembilan parpol.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya telah meminta 9 parpol untuk menyerahkan kembali dokumen pendaftaran, pada Senin (20/11), dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. KPU, kata dia, akan tetap menerima dokumen pendaftaran tersebut, meskpun tidak lengkap.

“Putusan Bawaslu memutuskan untuk menerima dulu dokumen pendaftaran, lalu cek kembali. Lengkap atau tidak lengkap tetap kita terima,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol 29, Menteng, Jakarta, Senin (20/11).

Setelah menyerahkan dokumen pendaftaran, lanjut Arief, KPU langsung melakukan penelitian administrasi terhadap dokumen pendaftaran 9 parpol tersebut. Penelitian administrasi akan berlangsung sampai 30 November 2017.

“Nah, pada saat itulah nanti, kita baru menyatakan dokumennya sudah memenuhi syarat (MS) atau tidak memenuhi syarat (TMS). Jadi, pada saat pendaftaran, kami tidak boleh menolak parpol yang dokumennya tidak lengkap. Kita terima semua saja dulu,” jelas dia.

Terkait Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), Arief mengatakan KPU tetap meminta parpol untuk mengupload data-data yang menjadi dokumen pendaftaran ke dalam Sipol. KPU, kata dia sudah memberi waktu kepada parpol untuk mengisi Sipol sejak 17 November sampai 22 November 2017.

“Setelah diterima fisiknya, dimasukan ke Sipol. KPU tidak akan mampu melakukan pemeriksaan tanpa bantuan IT karena jumlah datanya ribuan bahkan jutaan, harus diperiksa bantuan mesin (Sipol),” tandas dia.

Senada dengan Arief, Komisioner KPU Hasyim Asy’ari mengatakan bahwa petugas KPU akan mencatat semua dokumen pendaftaran parpol dan memberikan ceklis atas dokumen-dokumen tersebut. Penilaian lengkap atau tidak lengkap, akan dinyatakan KPU pada saat penyampaian hasil penelitian administrasi.

Hasyim juga mengakui bahwa KPU di tngkat daerah sudah siap menerima dokumen pendaftaran 9 parpol tersebut. Pedoman kerja KPU di tingkat daerah sudah disampaikan KPU melalui surat bernomor 710/PL.01.1-SD/03/KPU/XI/2017 tertanggal 18 November 2017.

“Intinya (surat KPU) apa prosedur, bagaimana mekanismenya. Intinya sama dengan yang lalu, hanya saja yang berubah prinsip adalah kalau sekarang menerima dokumen, kalau belum lengkap, ya tetap semua dicatat dalam ceklis, tapi pemberian statusnya setelah penelitian administrasi,” jelas dia.

Berdasarkan pantauan di kantor KPU, 9 parpol telah menyerahkan dokumen-dokumen pendaftaran pada Senin (20/11). Kesembilan parpol ini adalah Partai Pekerja dan Pengusaha Indonesia (PPPI) membawa 34 boks dokumen pendaftatan, Partai Republik sebanyak 3 boks, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebanyak 35 boks, Partai Parsindo sebanyak 34 boks, Partai Indonesia Kerja (PIKA) sebanyak 3 boks, Partai Bulan Bintang (PBB) sebanyak 26 boks, Partai Bhinneka sebanyak 11 boks, Partai Idaman sebanyak 3 boks, dan Partai Rakyat sebanyak 13 boks.

42total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *