Transjakarta Sebut Tanah Abang Explorer Buat Pendapatan Sopir Angkot Meningkat

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan layanan bus gratis Tanah Abang Explorer guna memudahkan warga yang ingin berbelanja di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Humas PT. Transjakarta, Wibowo mengatakan bahwa layanan bus tersebut membuat pendapatan sopir angkutan kota (angkot) meningkat. Adapun angkot yang memiliki trayek melewati Tanah Abang, yakni M03, M08, M09, dan M10.

Saat ini angkot tidak bisa melalui Jalan Jati Baru. Jalan itu dipergunakan Pemprov DKI untuk menjadi lapak pedagang kaki lima (PKL). Sementara Jalan Jati Baru Raya yang berada tepat di sebelah stasiun Tanah Abang, digunakan untuk feeder bus Tanah Abang Explorer.

Sementara angkot hanya bisa berputar di bawah flyover Jati Baru mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Ditutupnya akses angkot ke Jalan Jati Baru Raya, juga menjadi bagian dari rekayasa lalu lintas dalam mengurangi kemacetan di wilayah Stasiun Tanah Abang.

“Misalnya, dia sehari hanya 12 putaran, dengan ada Tanah Abang Explorer, dia (sopir angkot) bisa lebih dari 15 putaran. Artinya dia bisa mencari penumpang lebih banyak,” ujar Wibowo kepada Okezone, Rabu (31/1/2018).

Meski demikian, para sopir angkot menilai kebijakan tersebut membuat pedapatan mereka berkurang. Buntutnya, para sopir angkot melakukan unjuk rasa di Tanah Abang.

Wibowo berujar bahwa bus Tanah Abang Explorer bisa memberi tambahan pendapatan kepada penumpang, karena bus tersebut layaknya pengumpan yang memberikan penumpang kepada angkot

“Angkot itu tetap melayani seperti Transjakarta yang mengumpan kepada angkot dengan kehadiran Tanah Abang Explorer,” tambah Wibowo.

Sekadar informasi, para sopir angkot Tanah Abang berencana akan menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, hari ini. Mereka ingin menyuarakan keberatannya soal kebijakan Anies di Tanah Abang.

 

152total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *