TKI Dipancung, Jokowi Didesak Batalkan Kunjungi Arab Saudi

Presiden Joko Widodo dituntut membatalkan rencananya melakukan kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi pada Mei mendatang. Ini dipandang perlu sebagai ungkapan protes pemerintah Indonesia atas hukuman mati yang kembali diterapkan otoritas Saudi kepada warga negara Indonesia. Demikian desakan dari kalangan pegiat pembela hak pekerja migran Indonesia.

Aktivis Migrant CARE, Anis Hidayah, menyampaikan Jokowi harus menunjukkan sikap protes atas eksekusi mati terhadap TKI Muhammad Zaini Misrin di sana pada Minggu dini hari waktu setempat, Minggu, 18 Maret 2018.

“Kami mendesak agar Jokowi membatalkan kunjungan itu, demi memberi sensitivitas kepada Zaini Misri dan keluarganya. Zaini, yang mati dieksekusi di sana,” ujar Anis dalam konferensi pers di Kantor Migrant CARE, Jakarta Timur, Senin, 19 Maret 2018.

Anis menyampaikan dilaksanakannya eksekusi tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya ke perwakilan Indonesia di sana, semakin memperparah keadaan. Pemerintah juga dituntut segera mengirim nota diplomatik yang berisi protes keras Indonesia atas peristiwa ini.

Menurut Anis, Saudi kerap melanggar berbagai aturan hukum, juga proses-proses diplomatik dalam mengeksekusi mati. Eksekusi yang dilakukan terhadap Misri sendiri, dilakukan secara tiba-tiba di tengah proses Peninjauan Kembali yang sedang berjalan.

“Nota keras diplomatik harus segera dikirimkan dengan message (protes) yang sangat jelas kepada Pemerintah Saudi,” ujar Anis.

203total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *