Terungkap! Arti Plus Dalam Program Unggulan Anies (KJP Plus)

0

Awalnya begini, tadi ane browsing facebook. Tiba-tiba nongol sms di HP ane. Bunyinya seperti ini kira kira:

SMS PERTAMA

KJP PLus dari Anies-Sandi bisa diuangkan. Jadi anak bapak/Ibu tetap bisa lancar sekolah dan dapur di rumah terus ngebul! Coblos Anies-Sandi

Berikut ini penampakannya pertama:

Terungkap Arti Plus Dalam Program Unggulan Anies (KJP Plus)

Terungkap Arti Plus Dalam Program Unggulan Anies (KJP Plus) penampakan pertama

 

SMS KEDUA

Waktunya Jakarta punya pemimpin yang merangkul semua, bisa bikin adem gak cuma marah-marah, kota aman, nyari makan nyaman, Coblos Anies-Sandi No.3

Berikut ini penampakannya kedua:

Terungkap Arti Plus Dalam Program Unggulan Anies (KJP Plus) penampakan kedua

Terungkap Arti Plus Dalam Program Unggulan Anies (KJP Plus) penampakan kedua

Bukti SMS:
https://www.facebook.com/gilani.puyat/posts/254537218289249

Setelah ditelusuri, ditemukan maksud plus itu apa ya?

Arti Plus Target Komentar Bangnapi
KJP PLUS akan diberikan pada penyandang Autisme Dasar pemberian: Anak berkebutuhan khusus membutuhkan biaya pendidikan lebih tinggi

Bang Napi:
Hal ini bagus sekali.

KJP PLUS akan diberikan pada anak putus sekolah Dasar pemberian: Anak Putus Sekolah butuh perhatian khusus

Bang Napi:
Kurang tepat sasaran, karena kartu Jakarta Pintar ditujukan untuk mendidik bangsa supaya sekolah. Seharusnya dipikirkan solusi bagaimana menghadapi anak putus sekolah.

Kutipan dari Anies
“Ada 48 persen anak putus sekolah, angka partisipasi anak putus sekolah itu 52 persen, artinya 48 persen di luar sekolah. Itu salah satu concern kita, kita ingin warga Jakarta untuk semuanya mendapatkan pendidikan berkualitas dan tuntas,” pungkas Anies.

Bang Napi: 
“Apakah ini Solusi yang Tepat? “

KJP PLUS bisa ditarik Tunai Memberikan uang tambahan untuk keluarga tidak mampu

Bang Napi: 
“Apakah ini Solusi yang mendidik?  Selain itu, tidak sesuai dengan nawa cita Pak Jokowi untuk mereformasi mental bangsa”

KJP PLUS bisa digunakan untuk Kursus membuat KJP untuk pembiayaan pendidikan informal. Hal ini agar KJP sesuai dengan namanya.

Bang Napi:
Kurang Tepat, Hal ini mengambarkan, sistem pendidikan di Indonesia tidak memadai karena siswa harus mengikuti kursus diluar sekolah.

 

Waspadalah….. Waspadalah……!

643total visits,1visits today

Share.

About Author

Leave A Reply