Terhambat Cuaca Buruk, Verifikasi Korban Gempa di Lebak Belum Rampung

Proses verifikasi korban gempa di wilayah Kabupaten Lebak hingga saat ini masih terus dilakukan. Lambatnya proses verifikasi karena alasan cuaca buruk dan medan berat di wilayah terdampak gempa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak telah menerjunkan 40 personel untuk melakukan verifikasi mulai tanggal 27-29 Januari, namun belum rampung karena kendala cuaca.

Selain faktor cuaca buruk, lokasi yang sulit pun menjadi kendala proses verifikasi. Proses verifikasi bertujuan untuk memastikan berapa jumlah rumah yang rusak berat, sedang dan ringan,” ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi, Senin (29/1).

Kaprawi mengatakan berdasarkan hasil verifikasi sementara, kerusakan bangunan terdampak gempa mencapai 1.614 unit dengan rincian 1.156 unit bangunan mengalami rusak ringan (RR), 227 unit bangunan rusak sedang (RS), dan 231 unit bangunan rusak berat(RB).

Proses verifikasi dilakukan berdasarkan Peraturan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Sosial.

“Penilaian atau verifikasi ini berdasarkan perhitungan dari Kementerian PUPR dan Kemensos yang perhitungannya sudah dipadukan. Artinya, pemerintah daerah melakukan verifikasi ini dengan aturan dan menyampaikan bahwa ini yang rusak ringan, sedang dan berat,” ujarnya.

Kaprawi berharap hari ini data hasil verifikasi yang dilakukan oleh tim sudah bisa diketahui, sehingga pemerintah memiliki data untuk menyalurkan bantuan terhadap korban.

116total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *