Syarat E-KTP Bikin Daftar Pemilih Pemilu Tak Maksimal

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, penggunaan e-KTP sebagai syarat pemilih di pemilu tahun depan masih menjadi kendala. Di antaranya masalah geografis dan teknis.

“UU menyebutkan bahwa untuk pileg dan pilpres tahun depan ini syaratnya menggunakan e-KTP,” kata Tjahjo di gedung DPR, Jakarta, Jumat, 6 April 2018.

Ia mencontohkan ada satu daerah yang masyarakatnya tak mau punya e-KTP, misalnya di Papua. Hal ini jelas membuat masyarakat di daerah tersebut tidak bisa jadi pemilih.

“Padahal kami mencoba optimal. Per hari ini sudah mencapai 97,4 persen (e-KTP) yang sudah merekam (pemilih). Nah, sisanya ini lah,” kata Tjahjo.

Karena itu, menurut dia, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas terkait, salah satunya Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sehingga permasalahan ini bisa menemukan solusi yang terbaik.

“Apakah nanti melalui judicial review atau peraturan KPU, nanti kita lihat,” kata Tjahjo.

280total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *