Survei SMRC : Jokowi Capai 53 Persen, Berapa Persen Elektabilitas Prabowo, Anies, Gatot, dan AHY?

Kursi Presiden menjadi perbincangan hangat jelang Pemilu Presiden tahun 2019. Banyak lembaga yang melakukan survei terhadap berbagai kemungkinan kandidat suksesor dari Jokowi.

Salah satunya adalah Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Dalam presentasi survei nasional SMRC yang digelar hari ini, Selasa (2/1/2018), disebutkan beberapa persen elektabilitas yang diperoleh oleh Jokowi dan kandidat lain.

“Dalam hal elektabiltas Presiden, Survei SMRC menunjukkan posisi Jokowi terus menguat. Survei Desember ini menunjukkan jumlah warga yang menyatakan akan memilih Jokowi sebagai Presiden berdasarkan pertanyaan semi terbuka (kepada responden ditampilkan daftar lebih dari 30 nama capres), mencapai 53 persen,” ujar Direktur Eksekutif SMRC, Djayadi Hanan, Selasa (2/1).

Menurut Djayadi, angka tersebut merupakan kenaikan signfikan dibandingkan survei September 2017, dimana suara Jokowi baru mencapai 45,6 persen.

Di sisi lain, nama pesaing terdekat Jokowi hanyalah Prabowo yang hanya memperoleh 18,5 persen suara. Djayadi menyebut angka yang diperoleh Prabowo tidak menunjukkan adanya perubahan dukungan dibandingkan hasil survei September 2017.

Ia pun menjelaskan bahwa ketika responden dihadapkan dengan hanya dua pilihan kandidat, suara Jokowi justru semakin menguat sebagaimana terlihat dalam data berikut:

Jokowi (64,1 persen) : Prabowo (27,1 persen)

Jokowi (72,6 persen) : Anies Baswedan (15,0 persen)

Jokowi (74,0 persen) : Gatot Nurmantyo (13,0 persen)

Jokowi (74,9 persen) : Agus Harimurti Yudhoyono (12,9 persen)

Sementara itu, ketika responden diminta memilih calon wakil presiden (cawapres), terdapat tiga nama yang mendapat suara terbanyak. Tiga nama tersebut yakni Jusuf Kalla (14,1 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (12,7 persen) dan Gatot Nurmantyo (12,2 persen).

Lebih lanjut, survey SMRC juga menunjukkan mayoritas warga setuju bila Prabowo dijadikan Cawapres mendampingi Jokowi.

“Sekitar 67 persen warga menyatakan setuju dengan kombinasi Jokowi – Prabowo sebagai capres – cawapres 2019, yang merupakan peningkatan siginfikan dari September 2017 ketika angkanya mencapai 48,1 persen,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, SMRC mengadakan survei nasional yang telah dilakukan pada 7-13 Desember 2017, dengan melibatkan sekitar 1.220 responden.

“Sampel ditarik secara multistage random sampling, dengan Margin of Errornya mencapai 3,1 persen,” ujar Djayadi, Selasa (2/1/2018).

106total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *