Solid Dukung Jokowi, PPP Bahas Tiga Isu dengan PDIP

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romihurmuziy di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Senin (26/3). Kedua partai ini berkomitmen untuk mempererat soliditas partai koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan siap mendukung pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla sampai selesai masa jabatannya.

“Ini silaturahmi di antara partai pengusung Jokowi. Kami membahas beberapa hal yang penting untuk semakin mempererat soliditas pemenangan Jokowi. Yang lebih penting lagi adalah untuk menjaga agenda kebangsaan dan pembangunan peradaban Indonesia supaya menjadi bangsa yang unggul di dunia,” ujar Romihurmuziy saat konferensi pers seusai pertemuan tertutup dengan Hasto.

Romi, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa pihaknya dan PDIP fokus membahas tiga isu penting dalam konteks keberlangsungan bangsa Indonesia. Pertama, isu ekonomi yang menjadi penting setelah Amerika Serikat dan Tiongkok melakukan perang dagang.

“Ini salah satu perang dagang terbuka yang besar nilainya dalam sejarah. Tentu, sebagai negara yang menjadi bagian dari intervensi ekonomi dunia, Indonesia pasti akan terkena imbas. Oleh karena itu, kami mengingatkan kepada seluruh pembantu Presiden untuk serius memberi atensi dan melakukan ikhtiar mitigasi risiko yang kemungkinan akan terjadi pada Indonesia di masa yang akan datang,” tutur dia.

Isu kedua, kata Romi, adalah isu kebangsaan. Saat ini, tuturnya, bangsa Indonesia memasuki tahun politik di mana antara Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019 masih diwarnai ujaran kebencian dan berita¬†hoax. “Kami berharap dan menyerukan agar kontestasi politik apa pun dilakukan secara damai dan beradab, sehingga tidak terjebak dalam sentimen politik sesaat yang menjatuhkan sesama anak bangsa,” kata dia.

Isu terakhir, lanjut dia, adalah isu hukum. Sebagai partai pengusung Jokowi, kata dia, pihaknya bersama-sama memberantas segala perilaku yang melawan hukum. “Tentu ini tidak mengurangi penghargaan kita pada lembaga-lembaga penegak hukum, seperti kejaksaan dan KPK. Kami berharap agar penegakan hukum dilakukan secara profesional dan proporsional sambil mengawal tahun politik ini berjalan damai dan aman,” kata dia.

69total visits,3visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *