Sekelompok Mahasiswa Ciptakan Minuman Sehat dari Cairan Sisa Produk Olahan Susu

Whey adalah sebutan untuk cairan sisa yang dihasilkan dalam proses pembuatan keju atau produk olahan susu lainnya. Sulawesi Selatan menjadi salah satu bagian yang sering menghasilkan whey saat membuat dangke, keju lokal yang terbuat dari susu kerbau fermentasi.

Sayangnya, whey lebih sering dibuang sehingga menimbulkan pencemaran. Padahal, sekira 80-90% volume susu adalah whey, dan whey mengandung 55% dari total nutrisi susu. Menilik masalah tersebut, sekelompok mahasiswa dari Departemen Teknologi Produksi Ternak, Fakultas Peternakan (Fapet) Institut Pertanian Bogor (IPB) mencoba mengembangkan fungsi whey agar memiliki nilai ekonomi.

Mereka adalah Epi Taufik, Irma Isnafia Arief dan Setiawan Putra Syah. Dilansir dari laman IPB, Sabtu (13/1/2018), ketiganya menciptakan produk minuman whey fermentasi dengan memanfaatkan bakteri yang berasal dari dangke.

“Dangke secara alami mengandung bakteri asam laktat asli (BAL indigenous). BAL asli diisolasi dari dangke untuk mendapatkan kultur BAL yang bisa dijadikan starter (kultur mikroba) untuk pembuatan minuman whey fermentasi. Dalam penelitian ini, isolasi BAL asli dari dangke telah dilakukan dan telah dicirikan secara molekuler,” jelas Setiawan.

Hasil penelitian yang mereka lakukan menunjukkan produk fermentasi whey membawa manfaat baik bagi kesehatan, di antaranya melawan bakteri jahat, menurunkan kolesterol, mencegah alergi susu, menyeimbangkan populasi mikroba di usus, dan memiliki aktivitas antioksidan dan antitumor.

Produksi dilakukan dengan memanaskan whey dan menambahkan 8% sukrosa sabil diaduk selama 5 menit pada suhu 70 derajat celsius. Whey lalu disterilkan dengan menaikkan suhu menjadi 115 derajat celsius dalam waktu 15 menit. Kemudian, whey didinginkan, diinokulasi, dan diinkubasi dalam suhu 37 derajat celsius selama 12 jam.

“Produksi minuman fermentasi whey baik bagi kesehatan serta merupakan upaya pemanfaatan limbah yang dihasilkan produksi dangke atau keju. Produksi minuman ini diharapkan bisa menjadi solusi dari permasalahan limbah whey dan bisa menjadi tambahan pendapatan bagi industri dangke atau keju,” tutupnya.

81total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *