Sebut Hary Tanoe Tersangka, Presiden Jokowi Didesak Tegur Jaksa Agung

Sekjen Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ahmad Rofiq meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur Jaksa Agung HM Prasetyo. Hal itu perlu dilakukan menyusul Jaksa Agung asal menyebut Chairman & CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo berstatus tersangka.

“Presiden harusnya memberi teguran keras kepada Jaksa Agung, karena sebagai bawahan Presiden sangat tidak profesional dalam menjalankan tugasnya,” ujar Ahmad Rofiq kepada Okezone, Sabtu (17/6/2017).

Rofiq juga menyayangkan sikap Jaksa Agung yang merusak kredibilitas Presiden dalam konteks ini. Sehingga dirinya bertanya-tanya terhadap sikap Jaksa Agung yang asal ucap, apakah ini bentuk dendam politik atau bukan. Tapi, apa pun itu, katanya, perbuatan Jaksa Agung jelas sebuah kesalahan besar.

“Dengan adanya hal ini, tentu ini akan merugikan penegakan hukum di Indonesia,” tuturnya.

Seperti diketahui, Jaksa Agung HM Prasetyo menyebut Hary Tanoe telah berstatus tersangka dalam kasus SMS kepada Jaksa Yulianto. Di mana, Yulianto menganggap SMS tersebut bernada ancaman.

Pernyataan Jaksa Agung itu langsung ditepis kepolisian, karena Hary Tanoe sedianya masih berstatus sebagai saksi. Lagi pula, Hary Tanoe telah menegaskan bahwa SMS yang dikirimnya sama sekali bukan berbentuk ancaman.

213total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *