Sadis! Ibu PNS Tewas dengan 12 Tusukan di Perut

0

bangnapi.com, Jakarta – Polisi masih menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus perampokan disertai pembunuhan yang menimpa seorang wanita bernama Rini Agustiningsih (38). Korban sendiri diketahui sebagai pegawai di kantor Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat.

Korban pertama kali ditemukan dalam keadaan tewas bersimbah darah dengan luka tusukan di depan pintu kamar mandi rumahnya di Jalan Komarudin RT 06/RW 05 Kelurahan Pulogebang Kecamatan Cakung Jakarta Timur, Sabtu malam (1/4) malam.

Polisi yang melakuka olah TKP menemukan 12 luka tusuk di sekujur tubuh korban. Antara lain pada perut, dada, wajah, dan paha. Bahkan, luka tusukan di bagian perut membuat usus korban terburai keluar.

Polisi yang bergerak cepat langsung mengamanakn seorang pemuda bernama Dodi Pramudiana (20) dari dalam rumah itu. Dodi diketahui sebagai anak dari pembantu rumah korban. Polisi yang langsung mencurigai Dodi langsung mencecarnya dengan berbagai pertanyaan yang membuat pemuda itu mengakui perbuatannya.

Kepada penyidik, Dodi mengatakan kalau dirinya terpaksa menyerang korban dengan cara menusuknya berkali-kali dengan pisau dapur di rumah itu lantaran korban memergokinya sedang melakukan pencurian. Pelaku mengambil dompet dan perhiasan emas dari dalam kamar tidur korban.

Dodi yang pengangguran ini juga mengaku terpaksa mencuri majikan ibunya sendiri lantaran sedang butuh. ”Saya panik karena pas dipergoki saat sedang mencuri, makanya saya serang,” ujar Dodi kepada penyidik Mapolsek Cakung saat diinterogasi.

Kapolsek Cakung Kompol Sukatma menjelaskan kalau tim penyidiknya masih terus memeriksa Dodi untuk mengembangkan penyidikan sekaligus mencari kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus perampokan disertai pembunuhan itu. ”Kematian korban karena penganiayaan dengan 12 luka tusukan pada  perut, dada, paha, dan wajah,” terang Sukatma di Mapolsek Cakung, Minggu (2/4).

Dodi sendiri sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat penyidik dengan pasal-pasal berlapis, yakni Pasal 365 KUHP ayat (3) tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian terhadap korbannya dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, serta Pasal 351 ayat (3) tentang penganiyaan berat yang mengakibatkan kematian pada korbannya dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

423total visits,2visits today

Share.

About Author

Leave A Reply