Ruhut Sitompul: Pak Luhut Binsar Pandjaitan, Sikat Siapapun yang Mengganggu Jokowi

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ruhut Sitompul turut mengomentari soal pernyataan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Padjaitan.

Pantauan TribunWow.com, pernyataan tersebut terkait dengan orang-orang yang mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam akun Twitter yang diunggah pada Kamis (22/3/2018), Ruhut Sitompul mengatakan jika dirinya mendukung pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan tersebut.

@ruhutsitompul: Pak Jend Pur Kopassus Luhut Binsar Pandjaitan “Mantap Sikaaaaaaat Siapapun mengganggu Pak JOKOWI yg selalu dgn Rendah Hati melayani Rakyatnya dgn Kerja kerja kerja utk Indonesia tercinta yg 2030 menjadi 3 Besar Negara termaju di Dunia tapi terusssssss dihina & fitnah” MERDEKA.

Diketahui, Ruhut Sitompul menyebut jika pada tahun 2030, Indonesia akan menjadi negara termaju di dunia.

Pernyataan Ruhut Sitompul itu menyanggah pidato Prabowo yang mengatakan jika Indonesia akan bubar pada tahun yang sama.

@ruhutsitompul: Aku Sangat Percaya Pendeta Agus Lutan Pengamat dari Amerika mengatakan padanya “Indonesia masuk 3 Negara Termaju di Dunia, 1 China 2 India & 3 IndonesiaKu tercinta di Thn 2030”

sangat Bertolak Belakang dgn apa yg dikatakan Prabowo Indonesianya akan Bubar di Thn yg sama MERDEKA.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan mengancam akan membongkar dosa-dosa orang yang menuding Jokowi lakukan pengibulan soal pembagian sertifikat tanah.

“Kalau ada senior bilang bahwa ngasih sertifikat itu ngibulin rakyat, apanya yang ngibulin.

Dari dulu juga ada pembagian sertifikat, tetapi prosesnya panjang, lama, dan sedikit.

Sekarang prosesnya cepat dan banyak. Lha, salahnya di mana,” ujar Luhut.

“Jangan asal kritik saja. Saya tahu track recordmu kok.

Kalau kau merasa paling bersih kau boleh ngomong. Dosamu banyak juga kok, ya sudah diam saja lah.

Tapi jangan main-main, kalau main-main kita bisa cari dosamu kok. Emang kau siapa?” kata Luhut.

Pernyataan Luhut tersebut menanggapi ucapan Amien Rais yang mengatakan jika pembagian sertifikat tanah yang dilakukan oleh Jokowi adalah pembohongan.

“Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat, bagi tanah sekian hektar, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?” kata Amien.

77total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *