Resmi Jadi Ketua MK, Anwar Usman: Kita Netral saat Pilkada Serentak

Anwar Usman resmi terpilih menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2018–2010 menggantikan Arief Hidayat. Anwar pun memastikan bahwa MK akan netral saat gelaran Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Insya Allah, saya pastikan semua hakim konstitusi mempunyai independensi masing-masing dan tidak mudah terpengaruh,” ujar Anwar kepada wartawan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018).

Ia juga menjelaskan akan kredibel dalam pesta demokrasi nanti. Kemudian dirinya berjanji bakal menyelesaikan segala perkara yang ditangani MK sesuai jadwal.

“Kita pasti mempunyai kredibilitas untuk Pemilu 2019,” tuturnya.

Sebelumnya, MK telah selesai menggelar Rapat Pleno Hakim (RPH) untuk memilih ketua periode 2018–2020 menggantikan Arief Hidayat. Hasilnya, Anwar Usman terpilih menjadi ketua dan Aswanto sebagai wakilnya.

Pemilihan ketua MK diputuskan secara voting oleh sembilan hakim konstitusi. Perolehan suara Anwar Usman mengungguli Suhartoyo dalam bursa pemilihan. Sedangkan perolehan suara Aswanto mengungguli Saldi Isra.

Dengan terpilihnya pimpinan baru MK, maka jabatan Arief Hidayat secara otomatis digantikan Anwar. Arief tidak bisa lagi mengikuti pemilihan karena sudah dua kali menjadi ketua yakni pada 2015 dan 2017.

Hal ini sesuai ketentuan Pasal 4 Ayat (3a) Undang-Undang MK dan Pasal 2 Ayat (6) PMK Nomor 3 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MK.

56total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *