Rakornas Tertutup Gerindra Tiru PDIP

Partai Gerindra melakukan Rapat Koordinasi Nasionas (Rakornas) tertutup di kediaman Ketua Umum Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Rabu (11/4). Alasan tertutup, menurut Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono, adalah meniru Rakornas PDI Perjuangan.

“Acaranya tertutup mirip dengan PDIP, ini memang meniru. Kami meminta maaf karena memang menyangkut diri kami (internal), lebih baik disimpan karena membicarakan taktik dan strategi,” katanya saat ditemui cukup jauh dari lokasi rakornas, Rabu (21/4).

Kata dia, secara garis besar agenda rakornas dimulai dengan mendengarkan masukan-masukan dari perwakilan partai di tiap daerah. Selanjutnya, setelah suara bulat Prabowo secara tegas maju dalam Pilres 2019.

“Sikap yang menurut saya sikap yang ditunggu oleh kami semua. Bahwa akhirnya hari ini beliau menyatakan siap menjadi calon presiden. Ada satu langkah maju yang dapat kami sampaikan dan semoga nanti ada langkah selanjutnya dalam acara dan rapat kami tuntaskan,” kata Ferry.

Terkait adanya sejumlah perwakilan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN), Ferry menyebutnya sebagai sebuah dukungan yang secara formal bisa merepresentasikan dukungan partai.

“Iya, tapi kalau gambaran tadi yang saya sampaikan kira-kira bisa disimpulkan lah. Kira-kira bagaimana dan bisa menjadi jawaban karena yang datang adalah orang-orang yang secara legal formal bisa merepresentasikan partai. Yang menandatangani koalisi kan orang-orang itu juga,” katanya.

Pembahasan lainya dalam rakornas juga terkait dukungan partai koalisi dan bagaimana menggerakkan instrumen partai hingga akar rumput di tiap daerah.

Hingga Rabu sore, sejumlah wartawan masih tertahan di luar yang lokasinya sekitar tiga kilometer dari tempat berlangsungnya acara. Penjagaan pun dilakukan berlapis, setiap kendaraan maupun orang akan menuju Hambalang akan ditanya dan diperiksa.

138total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *