Puan Singgung Optimisme Cak Imin jadi Cawapres Jokowi

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Cak Imin, adalah satu-satunya politikus yang menyatakan diri maju sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres). Bahkan dalam setiap kesempatan, Ia selalu optimis akan dipilih oleh Joko Widodo sebagai pendampingnya pada Pilpres 2019 ini.

Optimisme Cak Imin itu, karena Ia mengklaim suara PKB menjadi kunci kemenangan bagi Jokowi nanti. Berkaca pada pemilu 2014, di mana ada 11 juta suara partai tersebut. Belum lagi nantinya, suara dari warga Nahdliyin.

Menyikapi optimisme Cak Imin itu, politikus PDI Perjuangan Puan Maharani menilai asumsi suara pada pemilu 2014 lalu tidak bisa dijadikan dasar.

“Kita juga enggak bisa kemudian mengatakan bahwa suara perolehan tahun 2014 lalu itu jadi salah satunya dasar seseorang nantinya bisa terpilih jadi cawapres. Pasti punya kriteria lain yang kemudian bisa diusulkan atau dimajukan sebagai cawapres 2019,” kata Puan, di Istana Negara, Jakarta, Senin 2 April 2018.

Untuk siapa yang dipilih, Puan mengatakan sepenuhnya ada di Jokowi. Di mana, PDIP sudah resmi mengusung kembali dia, dan beberapa partai yang sudah menyatakan mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Puan juga tidak ingin berandai-andai, siapa yang dipilih. Maka sisa waktu sekitar empat bulan hingga Agustus 2018, masih belum bisa dipastikan siapa yang akan berpasangan dengan Jokowi untuk menjadi cawapres di periode 2019-2024.

Tapi menurut Puan, orang yang mendampingi Jokowi harus memiliki kemampuan dalam meraup suara. Terutama di kantong-kantong yang susah disasar oleh Jokowi. Namun, mampu direbut oleh cawapresnya nanti.

“Kalau buat saya adalah punya pandangan dan visi yang sama dengan capresnya, bisa nambah suara di wilayah-wilayah yang memang kemudian suara presiden (Jokowi) mungkin masih perlu penambahan suara. Yang pasti harus bisa kerja sama,” jelas Puan.

215total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *