Presiden Jokowi Instruksikan LRT Harus Berada di Bawah Tanah

0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar semua proyek infrastruktur dipercepat dan diselesaikan tepat waktu. Tidak terkecuali pembangunan proyek light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek)

Tercatat, saat ini progres proyek kereta ringan light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) tahap pertama hingga saat ini baru mencapai 17%. Meski demikian, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) selaku pengembang menyatakan siap melanjutkan ke tahap kedua seksi Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, dan Palmerah-Grogol.

Menteri Koordinatoor Bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan mengatakan, selain itu pembangunan juga perlu dipermudah dalam prosesnya.

“Itu perintah Presiden, misalnya seperti proyek listrik di mana saja, Pelabuhan Patimban Subang, jalan tol, LRT, nanti semua LRT tidak elevated lagi tapi di bawah tanah supaya cost-nya lebih efisien,” kata Luhut di Jakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

Bahkan kajian pembangunan tahap kedua tersebut ditargetkan rampung akhir 2017. Adapun tahap pertama dipastikan tuntas pada 2019. Direktur Operasi III PT Adhi Karya Pundjung Setya Brata mengatakan, kajian dilakukan secara paralel dengan pembangunan tahap pertama.

”Kami coba paralel karena tadi diinstruksikan untuk mulai melalukan survei untuk menentukan trase Cibubur-Bogor. Harapannya akhir tahun ini selesai studinya,” kata Pundjung saat meninjau proyek tersebut di sisi ruas tol Jagorawi, kawasan Cibubur, Jakarta.

Saat peninjauan tersebut, hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan sejumlah pejabat terkait lainnya. Luhut mengatakan, untuk LRT tahap pertama ditargetkan rampung pada Desember 2019. Setelah itu akan dilakukan uji coba selama tiga bulan hingga Maret 2020.

”Sesuai dengan laporan PT Adhi Karya, LRT beroperasi Maret 2020,” ujar Luhut.

Luhut mengakui, progres pembangunan proyek LRT tahap pertama cukup baik. Kendati demikian dia meminta maaf kepada masyarakat Jakarta dan sekitarnya karena proyek LRT Jabodebek menimbulkan ketidaknyamanan. ”Kami berharap semua proses ini selesai sehingga tidak terlalu lama lalu lintas ini terganggu,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Luhut juga mengatakan proyek LRT telah menarik perhatian banyak investor asing, salah satunya asal Amerika Serikat, BlackRock Inc.

”BlackRock ini salah satu found manager dunia sudah ingin masuk dan membiayai proyek ini. Karena dilihat sangat bagus dan konsepnya menarik dari sisi estetika,” ujarnya.

60total visits,1visits today

Share.

About Author

Leave A Reply