PPP Romi Putuskan Capres di Mukernas Pekan ini

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Pondok Gede, Romahurmuziy, mengatakan pihaknya akan menentukan siapa yang akan diusung menjadi calon presiden pada tahun 2019 di acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II di Hotel Murcure, Ancol, Jakarta, pekan ini.

Menurut Pria yang biasa dipanggil Romi ini, penentuan calon akan disampaikan oleh forum Mukernas.

“Mukernas ini juga akan membahas tentang pencapresan 2019 dari PPP yang akan difloorkan kepada seluruh peserta Mukernas yang akan memberikan pandangan-pandangannya dan kita akan jadikan keputusan nanti pada penutupan hari Jumat (21/7) besok,” ujar Romi dalam konferensi pers di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Rabu (19/7).

Romi menegaskan bahwa tidak ada arahan untuk menentukan siapa yang bakal diusung di Pemilu 2019. Menurut dia, hal tersebut merupakan domain forum Mukernas yang demokratis di mana para pimpiman wilayah yang akan menentukan pencapresan tersebut.

“Mukernas itu adalah forum tertinggi kedua setelah Muktamar. Karena memang forum ini sangat legitimate untuk mengambil keputusan-keputusan bagi kepentingan perjuangan PPP,” terang dia.

Romi menambahkan forum ini juga menjadi kesempatan membahas langkah-langkah pemenangan pemilu PPP khususnya menghadapi hasil putusan RUU Pemilu di Rapat Paripurna DPR. RUU Pemilu akan memberikan nuansa baru untuk pertama kalinya dalam sejarah Republik karena Pileg dan Pilpres dilaksanakan bersamaan.

“Musyawarah kerja nasional II ini juga bertujuan untuk bersyukur atas berakhirnya seluruh konflik di PPP dengan putusan MA (Mahkamah Agung) yang telah menerbitkan putusan PK (peninjauan kembali) pada 12 Juni 2017,” ungkap dia.

“Dengan demikian, malam ini menandakan bersatunya kembali seluruh komponen PPP. Komponen terakhir dari Yogya yang kemarin berpisah, hari ini DPRD-nya sudah datang. Kalau provinsi yang lain kan semuanya sudah bersatu dari awal. Semua bersatu di forum ini dan tidak ada yang terpisah,” klaimnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan forum ini disertai dengan bimbingan teknis kepada anggota DPRD dari seluruh daerah, diisi oleh para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNN, Kepala BNPT, Ketua PBNU dan Ketua Muhammadiyah.

134total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *