Polda Jambi Amankan 43 Kg Ganja dan 144 Butir Ekstasi Asal Aceh

Para kurir narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba) asal Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatera Utara (Sumut) ternyata tidak pernah jera membawa narkoba menggunakan bus penumpang dan mobil pribadi melalui Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera. Padahal sudah banyak kurir narkoba asal NAD dan Sumut yang tertangkap di Jambi ketika membawa narkoba menumpang bus dan mobil pribadi di Jalintim Sumatera.

“Selama dua pekan terakhir, Polda Jambi telah berhasil mengamankan lima orang kurir dan dua orang pengedar narkoba di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, Jambi. Barang bukti yang berhasil kami sita dari para tersangka, yakni ganja sebanyak 42 paket atau 43,4 kilogram (kg), sabu-sabu seberat 1,5 kg dan pil ekstasi sekitar 144 butir,” kata Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto ketika melakukan ekspose hasil pemberantasan narkoba di Polda Jambi, Senin (16/10).

Menurut Priyo Widyanto, pengiriman narkoba dari NAD melalui Jalintim Sumatera Jambi juga masih tetap memanfaatkan kurir dari kalangan wanita. Seorang tersangka kurir narkoba yang ditangkap Sub Direktorat (Sudit) Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polda Jambi ketika menumpang bus PO Rapi, yaitu Siti Rohimah (49). Warga asal Desa Peurlak, Kabupaten Aceh Timur, NAD tersebut tertangkap membawa sabu-sabu sekitar 500 gram yang disimpan di pakaian dalam.

“Tersangka kami amankan ketika melakukan razia narkoba di dalam bus PO Rapi tujuan Medan, Sumut-Palembang, Sumatera Selatan di ruas Jalintim Sumatera, Desa Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Minggu (15/10) sore. Sabu-sabu yang dibawa tersangka dari NAD hendak dibawa ke Palembang,”katanya.

Sebelumnya, lanjut Priyo Widyanto, Subdit Resnarkoba Polda Jambi juga menangkap dua orang kurir narkoba di Jalintim Sumatera, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi. Seorang tersangka, Syukri (32), warga Desa Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, NAD tertangkap membawa 470 gram sabu-sabu.

Sedangkan seorang tersangka lainnya, Ari Rahmadita (33), warga Kualih Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumut tertangkap membawa sabu-sabu 515 gram. Selain sabu-sabu, sebanyak 144 butir ekstasi juga diamankan dari kedua tersangka.

Selain penangkapan tiga orang kurir narkoba asal NAD dan Sumut tersebut, tambah Priyo Widyanto, Subdit Resnarkoba Polda Jambi juga berhasil mengamankan empat orang pengedar ganja di Jalintim, Muarojambi. Keempat tersangka yang semuanya warga Jambi, Agung Ari Susanto (38), Eka Firdaus (27), Firdaus (44) dan Rio Safutra (23).

“Keempat tersangka diamankan bersama barang bukti di loket Lorena Ekspres, Jalan Pattimura, Kota Jambi, akhir pekan lalu. Barang bukti yang disita dari kempat tersangka sebanyak 42 paket atau 43 kg daun ganja kering. Ganja tersebut berasal dari NAD dan hendak diedarkan di wilayah Jambi. Pengakuan tersangka Agung, sebanyak 26 kg ganja tersebut sudah sempat dikirimkan ke Lampung,”katanya.

Menurut Pryo Widyanto, pihaknya masih terus mengembangkan kasus penangkapan kurir dan pengedar narkoba tersebut. Pengirim dan penerima narkoba yang dibawa para kurir sulit dilacak. Masalahnya nama pengirim dan penerima yang tertera dalam paket sabu-sabu dan ganja yang disebutkan para tersangka semuanya fiktif.

41total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *