Polda Bengkulu Temukan Tanaman Ganja Satu Hektare

Anggota Direktorat Narkoba, Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu, menemukan tanaman ganja siap panen sebanyak 64 batang di atas lahan seluas satu hektare di Dusun Tengah, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma.

Direktur Narkoba, Polda Bengkulu, Kombes Pol Iman Sachroni, di Bengkulu, Kamis (7/9), membenarkan hal tersebut. “Dua hari lalu, kita berhasil menemukan tanaman ganja di atas lahan satu hektare di Kecamatan Lubuk Sandi, Seluma,” ujarnya.

Ia mengatakan, tanaman ganja siap panen tersebut, milik SS alias SO, warga Dusun Tengah, Kecamatan Lubuk Sandi. Namun, ketika digerbek SS tidak ada di kebun kecuali istri dan dua anaknya masing-masing berusia 2 dan 12 tahun.

“Ketika kita sampai di ladang ganja SO tidak ada di tempat, sehingga anggota hanya berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 64 batang ganja. Diduga pemilik kebun sudah mengetahui dirinya akan digerebek, sehingga melarikan diri,” ujarnya.

Pohon ganja yang diamankan sebanyak 64 barang itu, terdiri dari 62 batang dengan ketinggian 35 senti meter (cm) dan dua batang setinggi satu meter. “Pohon ganja sebanyak ini kita amankan di Mapolda Bengkulu sebagai barang bukti,” ujarnya.

Imam menambahkan, keberhasilan pihaknya menemukan ladang ganja seluas satu hektare di Dusun Tengah, Kabupaten Seluma, berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat ke Polda Bengkulu.

Informasi tersebut langsung disikapi dengan mengirim anggota ke lapangan untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian selama tiga hari. Dari penyelidikan itu dipastikan ada ladang ganja di Dusun Tengah.

Selanjutnya dilakukan penggerebekan, tapi sayang ketika digerebek SS tidak ada di tempat. Sebab, SO alias SS menurut keterangan istrinya sudah dua hari tidak pulang ke kebun karena pergi ke Bengkulu.

Untuk mengelabui masyarakat, sebagian pohon ganja tersebut, ditanam SS alias SO di sela tanaman kopi, dan sebagian lagi ditanam di lahan yang baru dibukanya.

Dari keterangan yang didapat, SS sudah lebih dari satu tahun menanam ganja di ladang tersebut. Bahkan, sudah sempat tiga kali panen. Diduga ganja yang dihasilkan SS dipasarkan di sejumlah daerah di Bengkulu.

Anggota Unit Nakroba Polda Bengkulu, selain mengamankan 64 batang ganja dan juga membawa anak korban untuk dimintai keterangan terkait kebun ganja tersebut.

236total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *