Perusahaan Sebaiknya Ditutup Saja Jika Tak Mempunyai Program CRS

Anggota DPD RI Mervin Sadipun Komber mendesak pemerintah daerah untuk mendata semua perusahaan yang beroperasi di daerahnya masing-masing khususnya yang menyelengggarakan CSR dan Community Development.

“Pendataan ini dimaksudkan agar didapatkan data yang jelas bagi perusahaan yang menyelenggarakan CSR dan Community Development,” ujar Senator Mervin di Fakfak, Papua Barat, Rabu (2/8).

Perusahaan wajib bersama pemerintah daerah merancang penyelenggaraan CSR dan Community Development yang sesuai dengan kebutuhan daerah setempat dan karakteristik wilayah tersebut.

Menurut Pimpinan Kelompok DPD di MPR RI ini, perusahaan yang tidak menyelengggarakan CSR dan Community Development, sebaiknya ditutup saja. “Perusahaan yang tidak menyelenggarakan CRS dan Community Development, saya minta ditutup saja,” ujar Mervin yang kerap dijuluki Senator Cenderawasih ini.

Menurut Mervin, jika perusahaan memahami karakteristik wilayah dan memahami kebutuhan masyarakat sekitar maka kejadian di Deiyai dapat diminimalisasi.

Terkait insiden di Deiyai, Mervin menyesalkan langkah polisi yang melakukan tindakan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

“Saya mendesak presiden membentuk tim investigasi atas kasus ini. Jika kasus-kasus yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa orang asli Papua dan tindakan penanganan yang tidak diselesaikan secara berkeadilan, maka akan menambah hilangnya kepercayaan Rakyat Papua kepada Pemerintah Pusat,” katanya.

“Apapun kebijakan pembangunan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh pemerintah pusat akan ditanggapi dingin oleh rakyat Papua. Pemerintah pusat harus belajar dari kegagalan era orde baru dalam membangun dan mengambil kepercayaan rakyat Papua,” ujar Mervin yang juga Ketua Alumni KMK UNCEN ini.

93total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *