Perawat RS Medika Sebut Tak Ada Benjolan di Kepala Setnov

Nana Triatna, salah seorang perawat Rumah Sakit Medika Permata Hijau mengungkapkan tak ada luka serius dan benjolan sebesar ‘bakpao’ pada kepala Setya Novanto yang masuk rumah sakit tersebut pada 16 November 2017. Pernyataan Nana ini membantah pernyataan Fredrich Yunadi, pengacara Novanto saat itu yang menyebut kliennya terluka parah dan mengalami benjolan sebesar bakpao akibat kecelakaan yang membuatnya dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau.

Nana menegaskan, melihat secara langsung kondisi Novanto saat diperiksa dokter Bimanesh Sutarjo. Saat itu, Novanto sudah terbaring di atas tempat tidur Kamar VIP nomor 323, lantai 3 RS Medika Permata Hijau.

“Tidak luka, tidak ada benjolan,” kata Nana saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan merintangi penyidikan e-KTP dengan terdakwa Bimanesh di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/3).

Majelis Hakim sempat kembali bertanya kepada Nana mengenai benjolan pada bagian kepala Novanto. Untuk mempertegas pertanyaan ini, Hakim mengingatkan Nana telah disumpah untuk memberikan kesaksian yang sebenarnya dalam persidangan.
Menjawab hal ini, Nana menegaskan tak ada benjolan seperti yang disebutkan Fredrich. Meskipun, Nana yang sudah bekerja 22 tahun di RS Medika Permata Hijau memastikan hal tersebut.

“Iya, tidak ada benjolan gede, enggak ada. Kalau luka saya tidak terlalu memperhatikan, tapi benjolan itu saya lihat enggak ada,” tegasnya.

Nana mengatakan, terdapat perawat lain, yakni Indri Astuti saat Bimanesh memeriksa Novanto di kamar VIP nomor 323. Saat itu, kata Nana, Bimanesh sempat memeriksa perut Setnov. Namun, Nana mengaku tak memperhatikan saat itu infus sudah terpasang di bagian tubuh Novanto atau belum.

“Saya hanya sebentar, langsung keluar lagi,” kata Nana.

Nana juga mengaku melihat saat Setnov tiba di RS Medika Permata Hijau. Saat itu, wajah Setnov sudah ditutup selimut. Menurut Nana, Novanto tak masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) seperti umumnya pasien yang mengalami kecelakaan. Novanto justru langsung dibawa ke Kamar VIP Nomor 323.

Diketahui, Fredrich menyebut Novanto mengalami luka ada terdapat benjolan sebesar bakpao di bagian kepalanya. Pernyataan ini disampaikan Fredrich sesaat setelah Novanto dikabarkan mengalami kecelakaan bersama mantan kontributor Metro TV Hilman Mattauch pada 16 November 2017 lalu.

“Perlu MRI, luka di bagian sini (pelipis), benjol besar segede bakpao,” kata Fredrich ketika itu di RS Medika Permata Hijau.

55total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *