Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Malaysia Digagalkan

Aparat kepolisian bekerja sama dengan BNNP Kalbar serta Bea dan Cukai Kalbar berhasil mengagalkan penyeludupan 2 kg sabu-sabu dari Malaysia. Setelah ditelusuri, pengedar narkoba ini merupakan jaringan dari lembaga pemasyarakatan (lapas) Pontianak.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar Brigjen Pol Nasrullah kepada wartawan pada Senin (18/9).

Ia mengatakan, penangkapan penyelundupan narkoba itu dilakukan setelah pelaku membawa narkoba dari Malaysia ke wilayah Kota Pontianak. Di mana saat dilakukan penangkapan di Jl Paralel Tanjung hilir, pelaku yang saat ini menjadi tersangka yaitu HP dan AM bermaksud membuang narkoba itu ke tong sampah.

Selanjutnya, anggota sindikat lain akan datang mengambil narkoba itu dari tong sampah. Namun, karena sudah diketahui aparat, maka narkoba itu sudah diamankan terlebih dahulu bersama dengan pelaku atau anggota sindikat narkoba jaringan lembaga pemasayarakat (Lapas).

Sesuai dengan hasil pemeriksaan sementara, modus operandi penyelundupan narkoba itu adalah dengan cara narkoba yang sudah dibungkus dalam kantong plastik itu rencananya akan dibuang di tong sampah. Selanjutnya, ada anggota sindikat yang bertugas mengambil narkoba dari tong sampah. Dalam kasus ini, RN yang  bertugas mengambil sabu dari tong sampah tersebut juga sudah ditangkap aparat.

Dalam melaksanakan aksinya kedua tersangka, HM dan AM berboncengan menggunakan kendaraan roda dua dan membuang kantong plastik yang berisi narkoba jenis sabu-sabu. Selanjutnya, setelah dilakukan pengembangan dari pemeriksaan terhadap tersangka, diketahui bahwa narkoba jenis sabu itu milik BN dan DN, warga binaan pemasyarakatan kelas II A Pontianak atau narapidana di Lapas Kelas II A.

Selanjutnya, tim dari BNNP langsung menuju Lapas Kelas II Pontianak dan berkoordinasi dengan pihak Kakanwil Kemkumham serta Kepala Lapas Kelasa II Pontianak untuk mengamankan dua orang tersangka yang berada di dalam Lapas beserta barang bukti yang dimilikinya.

47total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *