Pengamat Sebut Ketegasan Jokowi dalam Penegakan Hukum Jadi Pendongkrak Elektabilitasnya

Pengamat politik dari Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan ketegasan Presiden Joko Widodo terhadap upaya penegakan hukum korupsi akan meningkatkan elektabilitasnya dalam Pilpres 2019.

“Presiden harus mendukung penuh langkah penegakan hukum KPK tanpa tebang pilih. Dengan adanya ketegasan yang diberikan Presiden Jokowi untuk tidak memberikan dukungan kepada tersangka korupsi justru akan menjadi penilaian positif bagi publik,” kata Ray dihubungi di Jakarta.

Sebaliknya jika Jokowi tidak tegas atau tebang pilih dalam kasus pemberantasan korupsi maka penilaian publik akan berbeda.

Ray mengatakan terkait kasus dugaan korupsi KTP elektronik yang menyeret nama Setya Novanto, ketegasan Presiden Jokowi juga tidak akan mempengaruhi dukungan Golkar terhadap dirinya.

Sebab, kata Ray, Novanto figur yang tidak bisa secara langsung memengaruhi dukungan partai tersebut kepada pemerintah.

“Dan seperti kita ketahui saat ini, Jokowi tidak memberikan dukungan kepada Setya Novanto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK,” tutur Ray.

Dia mengatakan, pembangunan proyek infrastruktur juga dapat meningkatkan elektabilitas Jokowi. Oleh karena itu proyek infrastruktur yang sedang berjalan harus diselesaikan.

Selain itu, Jokowi dinilai harus segera memperbaiki kesenjangan ekonomi yang sedang terjadi di masyarakat.

Lebih jauh, dia memandang, pengesahan Perppu Ormas yang disetujui oleh Jokowi beberapa waktu lalu juga tidak akan menggerus elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Ray menegaskan adanya penolakan terhadap Perppu justru semakin membuat terang benderang kelompok atau partai apa saja yang jelas-jelas tidak akan memberikan dukungan kepada Jokowi di periode mendatang.

33total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *