Pemutaran Film G30S PKI, “Mau Nonton Silakan, Tak Mau Nonton Jangan Dipaksa”

Rencana Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang akan menggelar nonton bareng (nobar) film G30S PKI (Gerakan 30 September PKI) di lingkup internalnya di sambut baik Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.

Menurut Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, tak masalah film tersebut diputar lagi. Masyarakat juga teredukasi, jadi dipersilakan bagi yang ingin menonton dan sebaliknya yang tidak ingin menonton jangan dipaksa.

“Sederhana saja bagi masyarakat teredukasi yang mau nonton silakan, yang enggak juga silakan. Ini kan enggak ada paksakan disuruh nonton seperti disini teman-teman Pemuda Muhammadiyah mau nonton bareng ya silakan enggak ada masalah teman-teman sudah tahu mana yang benar mana yang salah,” katanya kepada¬†Okezone, Rabu (20/9/2017).

Dahnil menambahkan, peristiwa kelam yang digambarkan dalam film tersebut memang benar-benar terjadi dan ini merupakan sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Tentunya hal tersebut harus direfleksikan sehingga dapat menadi pembelajaran bagi generasi muda selanjutnya.

“Pemberontakan PKI itu kan fakta empirik itu adalah sejarah kelam kita, sebagai bangsa dan bernegara. Nah, catatan kelam itu tentu harus direfleksikan jika dalam sejarah itu ada tafsir ada direkayasa, itu yang harus dikoreksi bersama-sama tentunya dengan proses dialog terbuka agar semuanya terang. Jadi, Pemuda Muhammadiyah ada nonton bersama ya enggak apa-apa,” tutupnya.

Seperti diketahui, Gatot memerintahkan terhadap segenap jajarannya untuk menggelar nobar pemutaran film G30S PKI. Gatot juga tak mau diambil pusing, jika film tersebut dianggap oleh sebagian pihak adanya pembelokan fakta sejarah.

“Tanggapan saya emang gue pikirin Bung Karni (Karni Ilyas, moderator diskusi), yang terpenting saya berbuat yang terbaik untuk bangsa ini, agar paham sejarah, agar tidak terulang kembali,” ujar Gatot dalam sebuah diskusi di stasiun televisi swasta.

51total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *