Pelantikan Pimpinan MPR Dilakukan Usai DPR

Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan bertambah tiga setelah pengesahan UU MD3. Adapun proses pelantikan tersebut akan dilakukan setelah pelantikan tambahan pimpinan DPR.

Ketua MPR Zulkifli Hasan memastikan UU MD3 hasil revisi tersebut belum memiliki nomor registrasi dan pengesahan yang ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Belum ada nomornya. Sehingga DPR belum melantik, nanti begitu DPR melantik lalu kita (tambahan pimpinan MPR) di hari yang sama atau setelah itu,” kata pria yang disapa Zulhas itu di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Ketua Umum PAN ini enggan berpolemik terkait kegagalan teknis pengesahan UU MD3 yang semestinya telah diterapkan. Ia mengaku akan melakukan penembahan pimpinan MPR jika syarat dan ketentuan terpenuhi.

“Teknisnya seperti apa kita tunggu UU, kemarin itu ada kabar sudah ada nomornya, sudah disahkan karena ada berita tanggal 13 sudah disahkan, tanggal 14 DPR akan melantik oleh karena itu segera saya siapkan,” papar Zulhas.

Pembagian tugas pimpinan MPR yang bakal diisi perwakilan PDIP, Partai Gerindra, dan PKB. Ia menambahkan, peran dan fungsi pimpinan MPR hanya dituntut menyelesaikan masalah secara musyawarah dan mufakat.

“Terlepas dari kinerja, tapi kalau UU sah harus kita laksanakan. Lebih dan kurang biar publik saja yang menilai,” tandasnya.

100total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *