Pelaku Penusukan Brimob Terkontaminasi Konten Radikal di Media Sosial

0

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Polisi Setyo Wasisto mengatakan pemikiran pelaku penikaman dua anggota Brimob di Blok M, Mulyadi sudah terkontaminasi oleh konten-konten radikal yang termuat di media baik media online maupun media sosial.

“Dia terkontaminasi dengan konten-konten media sosial radikal,” ujar Setyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (3/7).

Berdasarkan pemeriksaan pihak Polri, kata Setyo, Mulyadi termasuk teroris yang lone wolf, tidak ada kaitan dengan jaringan teroris manapun. “Kita sudah cek dari hubungan-hubungan baik secara fisik maupun komunikasi, dia tidak ada, belum didapat adanya jaringan,” kata Setyo.

Polri juga sudah memeriksa empat orang terkait Mulyadi ini. Keempatnya adalah kakak kandung Mulyadi, kakak iparnya, dan dua orang temannya. Setiap kali bertemu keempat saksi ini, Mulyadi selalu asyik bermain handphone.

“Setiap bertemu dengan temannya dan kakaknya, dia selalu mengatakan bahwa ISIS itu baik, khilafah itu baik. Kelihatan dia sudah terkontaminasi pemikirannya dengan media sosial tentang konten konten radikal,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Setyo mengatakan, beberapa hari sebelum kejadian, kakaknya mengetahui bahwa Mulyadi membeli sangkur. Namun, kakaknya tidak mengetahui secara pasti sangkur tersebut digunakan untuk apa.

“Dia pamit pulang kampung. Dia akan pamit pulang kampung dan menemui temannya di Jakarta ternyata melakukan penikaman anggota di Masjid,” pungkas dia.

Kondisi Dua Anggota Brimob
Setya juga mengatakan bahwa kondisi dua anggota brimob yang menjadi korban penusukan Mulyadi masih dalam proses pemulihan. Dia berharap dan berdoa agar keduanya lekas sembuh.

“Kami mohon doa kepada rekan rekan dua anggota Brimob yang masih recovery. Moga-moga cepat sehat dan dapat melaksanakan tugas lebih lanjut,” tutut Setyo.

Menurut Setyo, luka tusukan Mulyadi menembus sampai di dalam tubuh dua korban tersebut sehingga proses pemulihan agak lama. “Kemarin dilaksanakan operasi plastik pada saat kejadian dari jam 12 sampai jam 5 pagi untuk mengatasi luka-lukanya,” kata dia.

92total visits,2visits today

Share.

About Author

Leave A Reply