PBB Perlu Bentuk Tim Pencari Fakta Konflik Rohingya

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membuat tim pencari fakta tentang konflik Rohingya di Myanmar. Tim ini, kata Muhaimin, bisa mengusut konflik Rohingya yang sampai sekarang belum juga selesai.

“Konflik Rohingya ini kan suda lama, tetapi upaya-upaya penyelesaian konflik selalu gagal. Karena itu, kita minta kepada PBB untuk membuat fact finding untuk mengusut kekerasan dan kebrutalan terhadap warga Rohingya itu dan memberikan solusi yang tepat,” ujar Muhaimin saat bertemu para tokoh Budha di Wihara Dharma Bhakti, Glodok, Jakarta Utara, Minggu (3/9).

PBB, kata Muhaimin juga perlu segera membentuk pasukan kemanusiaan guna membantu menyalurkan bantuan ke sana. Muhaimin juga mengajak seluruh tokoh agama, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di ASEAN dan Asia untuk menekan Pemerintah Myanmar supaya bersedia membuka akses bantuan terhadap warga Rohingya.

“Kita juga (Indonesia) bisa terlibat aktif dalam penyelesaian konflik ini. Indonesia merupakan satu-satunya negara yang punya akses bagus untuk mendorong penyelesaian kasus ini. Dan Indonesia akan all out membantu dan menopang seluruh persoalan yang dihadapi masyarakat Rohingya,” tandas dia.

Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan bahwa kemanusiaan harus berada di atas segala-galanya. Karena itu, kata dia, tidak ada lagi kekerasan, penyiksaan dan pembunuhan dalam menyelesaikan suatu masalah.

“Kita tentunya mengecam berbagai tindakan kekerasan, penyiksaan dan pembunuhan oleh siapapun. Kita harus mengendepankan kemanusiaan dan penghargaan terhadap manusia,” ujar dia.

92total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *