PBB dan PKPI Lolos Ke Tahapan Verifikasi Faktual

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan hasil penelitian administrasi perbaikan dokumen pendaftaran sembilan partai politik calon peserta pemilu 2019. Hasilnya, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dinyatakan memenuhi syarat administrasi perbaikan dan lolos ke tahapan verifikasi faktual.

“Berdasarkan hasil penelitian administrasi terhadap sembilan parpol, kami nyatakan dua parpol (PBB dan PKPI) memenuhi persyaratan administrasi dan dapat melanjutkan ke tahapan verifikasi faktual,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/12).

Sementara tujuh parpol lainnya, kata Arief, tidak memenuhi persyaratan administrasi dan tidak bisa lolos ke tahapan verifikasi faktual. Ketujuh parpol tersebut adalah Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), Partai Bhinneka, Partai Republik, Partai Pekerja dan Pengusaha Indonesia, Partai Rakyat, Partai Swara Rakyat Indonesia, dan Partai Indonesia Kerja.

“Tujuh parpol lainnya tidak bisa lanjut ke tahapan verifikasi faktual,” ungkap dia.

Menurut Komisioner KPU Hasyim Asy’ari, tujuh parpol ini dinyatakan tidak lolos ke tahapan verifikasi faktual karena dua alasan. Pertama, sebagian dokumen administrasi yang diserahkan ke KPU oleh partai tidak memenuhi syarat. Kedua, terkait dengan hasil penelitian terhadap keanggotaan di tingkat kabupaten dan kota. “Pasti kombinasi di antara dua itu,” kata Hasyim.

PBB dan PKPI menyusul 14 parpol lain yang sudah lebih dahulu masuk tahapan verifikasi faktual parpol. Awalnya, KPU memutuskan 12 dari 14 parpol tersebut, lolos tahapan verifikasi faktual, sementara 2 parpol dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi. Ke-12 parpol ini pun lanjut ke tahapan verifikasi faktual pada 15 Desember 2017 lalu. Sementara 2 parpol mengajukan gugatan ke Bawaslu.

Ke-12 parpol ini adalah Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Nasdem, dan Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sementara 2 parpol, yakni Garuda dan Partai Berkarya yang juga akhirnya lolos ke tahapan verifikasi faktual setelah ada putusan Bawaslu pada Sabtu, 23 Desember 2017.

91total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *