Partai Demokrat Tanggapi Survei SMRC

Pembangunan nasional berjalan penuh dengan kesinambungan dan memiliki blue print atau cetak biru. Setiap presiden kerap melanjutkan program yang dicanangkan pendahulunya.

Karena itulah, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) diharapkan tidak mengklaim beberapa program pembangunan yang dicapai.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin saat menghadiri rilis hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk “Kecenderungan Dukungan Politik 3 Tahun Presiden Jokowi” di Jakarta, Kamis (5/10.

Didi mengungkapkan, jalan tol Jakarta-Bandung dibangun pada era Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri. Namun, baru pada kepemimpinan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jalan itu rampung.

“Dalam politik, mengingatkan sejarah itu penting. Mana yang sudah dicapai lalu dilanjutkan,” ungkapnya.

Menurutnya, sikap saling menghormati antar pemerintahan sekarang dan sebelumnya sangat penting. Artinya, tak perlu ada klaim sepihak hanya demi kontestasi demokrasi nasional lima tahunan.

Dia tak menyebutkan pemerintahan Jokowi-JK tidak baik.

“Mungkin ada orang di sekitarnya yang mengatakan segalanya dilakukan Pak Jokowi,” ucapnya.

Terkait dana desa misalnya, Didi menjelaskan, kebijakan itu berasal dari zaman SBY. “Sekarang baru di optimalkan karena baru bisa di eksekusi hari ini. Itu harusnya klaim bersama pemerintahan yang ada di parlemen,” jelasnya.

Dia berharap dua tahun masa jabatan Jokowi-JK, benar-benar digunakan untuk memperbaiki program dan menjaga kepercayaan rakyat. Perbaikan pada faktor ekonomi riil diperlukan, termasuk meningkatkan daya beli, mengurangi pengangguran dan membuka akses masyarakat meraih pelayanan kesehatan. Selain itu aspek keamanan dan ketertiban harus kondusif.

“Pendahulu-pendahulu bangsa ini wajib kita hormati. Kami menghormati Ibu Mega, Gusdur, Habibie, bahkan Pak Harto, lebih jauh termasuk proklamator Bung Karno dan Bung Hatta,” tandas mantan Anggota Komisi III DPR ini.

64total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *