Migrant Care Catat Ada 2 TKI Menunggu di Eksekusi Mati

Lembaga yang konsen menangani perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Migrant Care mencatat ada dua buruh migran Indonesia yang sedang menunggu eksekusi mati. Dua TKI tersebut yakni, Tuty Tursilawati (39) dan Eti binti Toyib (38).

Keduanya diduga terlibat kasus pembunuhan di Arab Saudi. Eti dan Tuty terancam hukuman mati di negara Arab Saudi dalam waktu dekat. Namun memang, belum dapat dipastikan kapan hukuman mati tersebut akan dilaksanakan.

Masih adanya TKI yang nyawanya diujung tanduk tersebut, Migrant Care pun mendesak pemerintahan Indonesia agar melakukan upaya diplomasi dengan pemerintahan Arab Saudi. Pun demikian, dengan ratusan TKI yang terancam mati di beberapa negara lain.

“Mendesak ‎Pemerintah Indonesia untuk mengerahkan sumberdaya politik dan diplomatik untuk mengupayakan pembebasan ratuan buruh migran yang terancam hukuman mati di seluruh dunia,” kata Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (20/3/2018).

Wahyu juga meminta agar pemerintah Indonesia menentang hukuman mati. Sebab, hukuman mati melanggar Hak-hak asasi manusia‎.

“Mendesak melakukan moratorium pelaksanaan hukuman mati di Indonesia sebagai komitmen moral menentang hukuman mati terhadap siapapun,” terangnya.

‎Diketahui sebelumnya, masih ada 167 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terancam dihukum‎ mati di luar negeri. 167 TKI yang terancam hukuman mati tersebut berada di lima negara yakni, Malaysia, Tiongkok, Arab Saudi, Qatar, dan Singapura.

Berdasarkan data yang diperoleh Okezone dari Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo, terdapat167 TKI yang terancam hukuman mati dan paling banyak ‎tercatat ada di Malaysia.

Dari catatan Migrant Care, ada 117 TKI di Malaysia terancam hukuman‎ mati, 27 TKI di Tiongkok, 21 TKI di Arab Saudi, dan masing-masing satu TKI di Qatar dan Singapura.

Sebelumnya, Migrant Care sendiri mencatat ada tiga TKI yang sudah dieksekusi mati di luar negeri. Ketiga orang tersebut yakni, Siti Zaenab (47), dieksekusi mati setelah dituduh membunuh majikannya, pada tahun 1999. Siti Zaenab dihukum mati pada 14 April 2015.

Kemudian, pada 16 April 2015, seorang TKI, Karni Binti Merdi Tasim juga dihukum mati oleh pemerintah Arab Saudi. Perempuan asal ‎Brebes, Jawa Tengah itu dihukum mati karena membunuh anak majikannya pada 26 September 2012.

Terakhir, hukuman mati terjadi pada Muhammad Zaini Misrin. Pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu dihukum mati atas kasus pembunuhan terhadap majikanya, Abdullah bin Umar Muhammad Al Sindy, pada 2004. Zaini Misrin dieksekusi pada 18 Maret 2018.

53total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *