Menyusul OTT OK Arya, KPK Segel Sejumlah Ruangan di Rumah Dinas Bupati Batubara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sejumlah ruangan di rumah dinas Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terhadap OK dan tujuh orang lainnya kemarin, Rabu, 13 September 2017.

“Tim melakukan penyegelan sejumlah ruangan untuk kepentingan penyidikan,” kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam konferensi pers di kantornya, ‎Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2017).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam OTT tersebut. Kelimanya diduga terlibat kasus dugaan suap pengurusan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di lingk‎ungan Kabupaten Batubara. Dalam perkara ini, KPK menyita uang sebesar Rp346 juta sebagai bukti suap.

Adapun lima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain; Kadis PUPR Batubara, Helman Herdadi; Pemilik Dealer Mobil di Kabupaten Batubara, Sujendi Tarsono, serta dua kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar.

Sebagai pihak penerima suap, OK Arya, Helman Herdadi, dan Sujendi disangkakan melanggar Pasal ‎12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 65 KUHP

Sedangkan sebagai pihak pemberi suap, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

84total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *