Menteri Khofifah Berduka Atas Meninggalnya Choirul Huda

Banyak yang tak menduga bahwa Menteri Khofifah Indar Parawansa merupakan penggemar olahraga sepakbola khususnya di kawasan Jawa Timur.

Menteri Khofifah menyatakan turut berduka atas meninggalnya penjaga gawang klub sepakbola Persela Lamongan, Choirul Huda usai pertandingan antara Laskar Joko Tingkir menghadapi Semen Pandang dalam lanjutan Liga 1 Indonesia.

Di tengah pertandingan yang dimenangkan Persela dengan skor 2-0 itu, Choirul Huda berbenturan dengan rekannya sendiri Ramon Rodriguez saat mengamankan bola dari serbuan penyerang Semen Padang.

Usai benturan, penjaga gawang berusia 38 tahun itu tak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RSUD Soegiri Lamongan.

Namun sayang nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.15 WIB.

“Innalillahi wa inna illaihi rojiun, ini merupakan duka bagi sepakbola Indonesia, saya turut berduka cita, semoga khusnul khotimah, dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Khofifah melalui siara pers, Senin (16/10/2017).

Menurut Khofifah, Choirul Huda adalah sebuah legenda di sepakbola Indonesia karena sepanjang karirnya hanya membela satu tim yang bermarkas di Stadion Surajaya Lamongan tersebut.

“Ia adalah legenda Lamongan, Jawa Timur, bahkan Indonesia karena membela Persela sejak tahun 1999,” ujar Khofifah.

Khofifah merupakan penggemar berat klub sepakbola legendaris yaitu NIAC Mitra Surabaya yang kini bertransformasi menjadi Mitra Kutai Kartanegara yang juga berlaga di Liga 1 Indonesia.

Wanita yang disebut-sebut akan maju kontestasi Pilgub Jawa Timur 2018 ini juga pernah menyambangi Stadion Old Tradford yang menjadi markas klub idolanya Machester United.

152total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *