Mengerikan, Ada Ruang Khusus Nyabu di Lapas Banda Aceh

Pascakerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lambaro, Banda Aceh, Aceh, personel polisi menemukan bangunan kecil yang diduga menjadi tempat para narapidana mengonsumsi sabu.

Hal itu terbukti, setelah ditemukannya narkoba jenis ganja dan sabu di lapas. Kemudian, setelah ditelusuri oleh personel Kepolisian, ditemukan ruang khusus yang di dalamnya terdapat puluhan alat hisap sabu.

Kapolresta Banda Aceh, Komisaris Besar Polisi T. Saladin mengatakan, banyak alat hisap sabu berserakan di belakang sel tahanan. Diduga bong tersebut dipakai oleh para napi untuk menghisap sabu.

“Di belakang itu ada banyak bekas-bekas botol bong sabu. Kayaknya di belakang itu ada bangunan kecil sepertinya khusus untuk mereka nyabu,” kata Saladin kepada wartawan usai berkunjung ke lapas pada Minggu 7 Januari 2017.

Menurutnya, bangunan itu berada persis di belakang kamar tahanan. Bangunannya bisa dijangkau melalui gang kecil, di belakang kamar penghuni berjalan sekitar 15 Meter, kemudian terlihat tembok yang ada kawat berduri.

“Di situ kita temukan. Jadi di sini (lapas) ada pedagang ganja dan pedagang sabu,” ujarnya.

Dari tempat itu, aparat juga menemukan 183 paket kecil yang dibungkus kertas di dalamnya berisi daun ganja siap edar.

Polisi masih melakukan penyelidikan mengenai keterlibatan para napi dan oknum sipir terkait penemuan barang bukti narkoba.

Kapolresta juga menyebutkan, tanaman batang ganja yang ditemukan saat penggeledahan pascakerusuhan di taman yang ditanami berbagai tanaman sayur. Lanjut dia,  ada taman di pekarangan yang sengaja ditanami terong dan tanaman lainnya. Di sela-sela tanaman itu juga ditanam daun ganja.

65total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *