Mengejutkan! Ilmuwan Ini Klaim Anak-Anak Dapat Lahir di Bulan

Seorang ilmuwan mengklaim bahwa anak-anak dapat lahir di Bulan dalam beberapa dekade ke depan. Anak-anak yang berkesempatan lahir di luar angkasa tersebut merupakan keluarga yang telah bergabung dengan koloni lunar Eropa pada 2050.

Dilansir dari Dailymail, Profesor Bernard Foing, duta besar dari skema European Village Agency (ESA) yang telah membuat klaim tersebut pada sebuah konferensi Minggu kemarin. Ia mengatakan bahwa pada 2030, akan ada penyelesaian lunar awal dari 6 sampai 10 pelopor dan akan bertumbuh menjadi 100 pada 2040.

Berbicara di Kongres Ilmu Planetary Eropa tahun ini di Riga, Latvia, Profesor Foing menjelaskan bagaimana koloni Bulan manusia dapat berkembang dengan cepat. Ia menyamakan ekspansi manusia di Bulan dengan pertumbuhan perkeretaapian, ketika desa-desa tumbuh di sekitar stasiun kereta api, diikuti oleh bisnis.

Pada pertemuan tersebut, Direktur Jenderal ESA, Jan Woerner menyarankan untuk mengganti Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang mengundurkan diri dengan koloni bulan permanen. ISS dijadwalkan akan tutup pada 2024, dan professor Woerner telah mengusulkan sebuah desa di Bulan sebagai fase berikutnya dalam proyek antariksa internasional.

“Ini sangat membuat frustasi. Kami masih belum memiliki pemimpin yang tertarik,” ungkap fisikawan Dr Vidvuds Beldavs dari University of Latvia. Dr Vidvuds Beldavs merupakan orang yang menjalankan sebuah proyek yang disebut Dasbor Lunar Internasional, penyokong eksplorasi Bulan.

Dr Beldavs mengatakan, potensi sumber Bulan termasuk basal yang merupakan batuan vulkanik dapat digunakan sebagai bahan baku untuk satelit 3D-printing. Satelit alami juga menyimpan helium-3, isotop langka di Bumi, yang secara teoritis dapat digunakan untuk menghasilkan energi nuklir yang lebih bersih dan lebih aman untuk Bumi.

Salah satu target utama koloni bulan adalah air yang dikurung dalam es di kutub Bulan. Air tersebut dapat dipisahkan menjadi hidrogen dan oksigen.

Para ahli berpendapat bahwa eksplorasi antariksa masa depan akan melihat lebih banyak kolaborasi antara badan antariksa internasional dengan anggaran sedikit dan sektor swasta. Perusahaan swasta, seperti SpaceX Elon Musk, dapat memperoleh keuntungan dari menjual sumber daya seperti bahan bakar roket.

131total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *