Mendagri: Keputusan Presiden Belum Keluar soal 2 Jenderal Polri Jadi Pj Gubernur

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan bahwa usulan dua jenderal polisi aktif sebagai pejabat (pj) gubernur belum final. Pasalnya, masih menunggu keputusan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Keputusan Presiden belum keluar,” kata Tjahjo saat dikonfirmasi awak media, di Jakarta, Kamis (25/1/2018).

Dua jenderal aktif yang diusulkan menjadi pejabat gubernur adalah Asisten Operasi (Asops) Kapolri Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan yang menjabat Pj Gubernur Jawa Barat, kemudian Kepala Divisi Propam Polri Inspektur Jenderal Martuani Sormin yang diusulkan sebagai Pj Gubernur Sumatera Utara.

Mereka akan mengisi kekosongan kursi gubernur lantaran mengalami kekosongan saat pelaksanaan pilkada serentak yang berlangsung pada 27 Juni 2018.

Politikus PDI Perjuangan itu menerangkan, dari 17 provinsi yang mengadakan pilkada serentak di tahun ini, tidak mungkin seluruhnya diisi pejabat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Bagi saya sebagai Mendagri, saya kan tidak mungkin melepas 17 provinsi seluruhnya dari pejabat eselon I. Apalagi, pejabat eselon I yang plt (pelaksana tugas) kan tidak bisa, belum definitif. Kalau semua dilepas, kosong kan Kemendagri,” paparnya.

Tjahjo melanjutkan, alasan mengusulkan dua jenderal itu untuk mempertimbangkan tingkat kerawanan di salah satu daerah ketika melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Menurut dia, dalam tata kelola pemerintahan, hal ini adalah tanggung jawabnya. Oleh karena itu, dalam memetakan daerah yang memiliki potensi kerawanan, Mendagri menyatakan melakukan koordinasi dengan Kapolri, Panglima TNI, dan Menko Polhukam.

“Kalau kemarin saya menempatkan Aceh, TNI dan Polri, karena tingkat kerawanan di sana cukup tinggi. Mencermati gelagat perkembangan, maka saya taruh itu,” tutup dia.

80total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *