Marak Penyelundupan Narkoba, Presiden Diminta Segera Membuat Perppu

Beberapa waktu belakangan ini penyelundupan narkoba ke Indonesia semakin marak terjadi. Caranya pun dilakukan melalui hal-hal yang beragam. Hal itu tentu untuk mengelabui petugas yang selalu mengawasi.

Menyikapi peristiwa tersebut, Ketua Umum Gerakan Antinarkotika Nasional (Granat) Henry Yosodiningrat menilai semakin maraknya percobaan penyelundupan narkoba menunjukkan Indonesia sedang darurat narkoba.

“Dari beberapa yang terungkap, adanya narkoba ini di mana menunjukkan fakta banyaknya yang menggunakan ini dan benar adanya pernyataan Presiden Jokowi bahwa Indonesia saat ini darurat narkoba,” kata Henry kepada¬†Okezone, Rabu (21/2/2018).

Oleh karena itu, ia juga meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera membuat peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) mengenai darurat terhadap narkoba ini. Sebab, lanjut dia, UU Narkotika yang ada belum mencukupi guna membarantas peredaran narkoba.

“Maka Presiden harus segera mengeluarkan perppu. Karena UU Narkotika yang ada tidak cukup untuk dijadikan sebagai payung dalam memberantas kejagatan yang bahaya amat luar biasa ini,” ucapnya.

Sebelumnya diketahui, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan tim gabungan yang terdiri dari Bea Cukai serta Satgassus Polri menangkap kapal asal Taiwan dengan bendera Singapura yang membawa narkotika jenis sabu sebanyak 1,8 ton di perairan Batam, Kepulauan Riau.

88total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *