Makanan Berbahaya Dijual di Pasar Induk Cibinong

Bahan pengawet berbahaya masih ditemukan dalam inspeksi mendadak (sidak) tim gabungan Satgas Pangan dari Satuan Narkoba Polres Bogor, Dinas Peridustrian dan Perdagangan (Diperindag), dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor di Pasar Induk Cibinong, Rabu (30/5).

Kasat Narkoba Polres Bogor, Ajun Komisaris Andri Alam menuturkan, kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan bahan makanan yang dijual di pasar aman dikonsumsi pada masa Ramadan dan menjelang Lebaran nanti.

Dari enam jenis makanan yang dijual, seperti mi basah, ikan pari asin, tahu, kikil, cumi asin, dan mi glosor, dua di antaranya terbukti mengandung pengawet boraks.

“Hasil sidak kali ini, mi basah dan ikan pari asin, dari tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan ternyata mengandung boraks,” papar Andri.

Ia menjelaskan, selain memberikan teguran, bagi pedagang yang kedapatan menjual makanan berbahan berbahaya diminta tidak menjual kembali makanan yang positif berbahaya. Polisi pun akan menyelidiki asal-muasal boraks.

Andri menjelaskan, apabila tertangkap, produsen atau pengedar makanan yang mengandung zat berbahaya itu akan dikenai pasal 111 ayat (1) Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 dan Undang-undang No 15 Tahun 1996 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun atau denda minimal Rp 1 miliar.

Staf Seksi Kefarmasian Dinkes Kabupaten Bogor Tri Wahyuningsih menerangkan, borak adalah zat kimia yang digunakan sebagai bahan pengawet. Ia berfungi untuk membunuh kuman. Boraks biasanya dipakai untuk membuat campuran deterjen, salep kulit, dan pengawet kayu.

Boraks memiliki kandungan zat beracun yang dapat mengganggu kesehatan manusia. Boraks yang dikonsumsi manusia, maka substansi zat berbahaya akan terserap oleh usus untuk kemudian menumpuk di dalam hati, ginjal, serta testis. Akhirnya, kadar toksin yang terkumpul di dalam tubuh akan semakin tinggi.

“Boraks merupakan bahan beracun bagi manusia. Bila konsumsi secara terus-menerus dapat menyebabkan kanker,” Tri menjelaskan.

Boraks memiliki efek racun berbahaya yang dapat mengganggu sistem metabolisme dalam tubuh. Namun, bahan ini memiliki tingkat efek keracunan yang berbeda. Yang pasti, boraks pada makanan sangat berbahaya bagi kesehatan.

4total visits,4visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *