Macam-Macam Gunung dan Fungsinya untuk Bumi Dijelaskan Alquran dan Sains

Menurut ahli sains, gunung dengan struktur susunan dan usia batuan terbagi kepada empat jenis utama. Empat jenis itu antara lain, Volcano (gunung berapi), Folded Mountain (gunung mengalami pelipatan), Fault Block Mountain (gunung yang berblok-blok) dan Errosional/UP Warped Mountain.

Dalam buku Tafsir Alquran Tematik ‘Pelestarian Lingkungan Hidup‘ yang disusun Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI mengungkap mengenai macam-macam gunung.

Keempat macam gunung ini merupakan tahap turunan dalam perkembangan gunung. Gunung berapi mewakili tahap utama dalam perkembangan landform raksasa itu, sedangkan gunung lipatan folded mewakili puncak masa muda dan dewasa.

Gunung yang mengalami erosi atau gunung yang melengkung ke atas mewakili usia tua. Gunung blok-besar (Fault-Block) dapat dihasilkan di antara tahap di atas.

Gunung berapi terjadi karena adanya saluran yang menghubungkan sumber magma di dalam perut Bumi dengan permukaan Bumi. Material yang keluar melewatinya bisa berupa lelehan lahar cair, berwujud padat (curah api) atau berupa gas.

Lahar dan curah api dimuntahkan pada waktu terjadi letusan, tetapi gas keluar terus-menerus lewat kepundan selama gunung aktif. Keduanya membawa berbagai senyawa terutama yang mengandung belerang (solftara) dan uap air (fumarola).

Karena lahar dan curah api keluar silih berganti akhirnya terbentuklah gunung api berlapis yang banyak terdapat di Indonesia. Saat ini jenis gunung berapi di Bumi terdapat sekira 600 sampai 800 gunung api aktif, hampir 150 di antaranya terdapat di Indonesia.

Indonesia kaya dengan gunung berapi karena tararan geologisnya yang khas. Berdasarkan teori tektonik lempeng wilayah Indonesia terletak pada tempat sejumlah lempeng yang saling bertabrakan, salah satu cirinya ialah timbulnya busur kepulauan yang bergunung api.

Di Indonesia terdapat tiga jalur gunung berapi aktif, yaitu yang terbentang dari utara pulau Sumatra ke Pulau Jawa dan berlanjut ke Nusa Tenggara dan melingkar di sekitar Laut Banda Sulawesi Utara dan kepulauan di utaranya dan di sebelah barat Halmahera dan daratannya.

Sekira 80 dari seluruh gunung api yang ada di Indonesia pernah meletus, kelompok ini disebut dengan jenis A (jumlahnya kurang lebih 70 buah). Sisanya yang tidak pernah meletus terbagi kepada dua kelompok, yaitu jenis B yang bentuk kerucutnya masih ada (Gunung Lawu-Jateng), dan jenis C, yang bentuk gunung apinya tidak dapat dikenali dan tidak ada kerucutnya hanya berupa lapangan fumarola.

Dua jenis terakhir ini masih memperlihatkan adanya kalor di dalam kawahnya, kini dikembangkan menjadi pembangkit tenaga listrik energi panas Bumi, seperti Kawah Kamojang dan gunung Salak di Jawa Berat.

Peran Gunung

Peran gunung yakni menjaga stabilitas kerak Bumi. Dalam buku ‘Alquran vs Sains Modern menurut Dr Zakir Naik‘ karya Ramadhani dkk, kerak Bumi merupakan bagian lapisan terluar Bumi yang menyerupai kulit yang padat. Sedangkan bagian dalamnya berupa cairan yang panas.

Permukaan gunung yang dilihat manusia dan menjulang ke permukaan tanah hanya sebagian kecil dari keseluruhan gunung. Bagian gunung yang lain, yaitu akarnya tertanam di dalam Bumi.

“Dan telah Kami jadikan di Bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di Bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk,” Surah Al-Anbiya Ayat 31.

97total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *