Kunjungi Afghanistan saat Ada Teror Bom, PDIP: Jokowi Pemberani

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, keberanian Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam membela kebenaran tak perlu ada yang meragukan lagi. Hal itu ditunjukkan dari orang nomor satu di Indonesia itu dengan melakukan kunjungan ke Afghanistan, meski beberapa jam sebelum Jokowi tiba sedang ada serangan bom yang dilakukan oleh kelompok militan.

“Jokowi memang pemberani. Tak ada yang meragukan. Dia menyetujui penenggelaman kapal pencuri ikan, membubarkan Petral, menggeser anggaran subsidi BBM untuk pembanguna infrastruktur,” ujarnya kepada Okezone, Selasa (30/1/2018).

Menurutnya, kunjungan Kepala Negara ke Afghanistan membawa pengaruh positif bagi negara Timur Tengah lainnya. Sebab dapat menunjukkan kalau nilai-nilai Islam Indonesia dapat berjalan beriringan dengan jalannya demokrasi yang sudah berlansung di Tanah Air hamper 20 tahun.

“Dia keliling untuk “memasarkan” konsep sinergi antara demokrasi, nilai-nilai Islami dan modernisasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dirinya mendukung Presiden Jokowi dan semua negarawan lainnya untuk terus menjaga hubungan baik dengan seluruh negara. Sebab, hal itu akan membawa efek positif untuk Indonesia.

Diketahui lawatan Presiden Jokowi ini merupakan kunjungan bersejarah karena menjadi kunjungan pertama Presiden Indonesia ke Afghanistan dalam waktu 56 tahun. Kunjungan terakhir Presiden RI ke Afghanistan dilakukan Presiden Soekarno pada 1961.

Lawatan ini juga dilakukan di tengah situasi tegang menyusul terjadinya serangkaian serangan kelompok militan di Ibu Kota Kabul yang menewaskan ratusan orang dalam sepekan terakhir. Bahkan, menjelang kedatangan Jokowi, insiden ledakan bom mengguncang Kabul. Satu orang dilaporkan meninggal dalam peristiwa tersebut.

89total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *