KPK Puji Manuver Fraksi Gerindra Cabut dari dari Pansus Angket KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai keluarnya Fraksi Gerindra dari Panitia Khusus (Pansus) DPR terhadap KPK adalah langkah tepat.

Gerindra resmi keluar sebagai anggota Pansus KPK pada Senin (24/7/2017) kemarin karena langkah Pansus dianggap melemahkan KPK.

 ‎Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebut keluarnya Gerindra dari Pansus KPK merupakan keputusan partai.

Mengetahui alasan Gerindra keluar lantaran ada kekeliruan dalam kerja Pansus KPK, menurut Laode M Syarif itu merupakan hal yang tepat.

“Kalau Gerindra lihat Pansus Angket ini, sudah keluar dari tujuan sebelumnya, mungkin itu ada benarnya,” ucap Syarif, Selasa (25/7/2017)

Sebelumnya Ketua DPP Gerindra, Desmond Junaidi Mahese menyatakan ‎Fraksi Gerindra keluar Pansus Angket KPK lantaran dinilai tak sesuai Undang-Undang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3).

Desmond menuturkan, salah satu hal yang tidak sesuai dengan UU MD3 adalah pada saat pembentukan komposisi fraksi dalam Pansus Angket. Pengunduran diri Gerindra telah mendapat restu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Syarif menambahkan lembaganya menghargai sikap yang diambil Gerindra tersebut.

Diketahui meski Gerindra menarik diri, Pansus Angket KPK terus bekerja mengumpulkan sejumlah data terkait tugas dan kewenangan KPK.

113total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *