KPK Dukung Kenaikan Bantuan Dana Parpol

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik rencana kenaikan bantuan keuangan partai politik (parpol). Diketahui, Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) dan Kementerian keuangan sepakat menaikan bantuan dana parpol dari dari Rp 108 per suara menjadi Rp 1.000 per suara.

Jubir KPK, Febri Diansyah menyatakan, kenaikan bantuan dana parpol ini penting untuk menciptakan partai yang sehat. Dengan demikian, partai politik tidak lagi melakukan segala macam cara untuk membiayai kegiatan politiknya, termasuk dengan melanggar aturan. Untuk itu, Febri mengingatkan, kenaikan bantuan dana parpol ini harus diiringi dengan perbaikan di internal partai politik itu sendiri.

“Jadi itu perlu dilakukan secara seimbang jangan sampai salah satu dari unsur tidak diterapkan secara bersama. Parpol yang sehat butuh biaya. Jika ditanggung negara harus dikelola dengan akuntabel,” kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Senin (3/7).

Dikatakan Febri, kenaikan bantuan dana parpol ini merupakan salah satu rekomendasi KPK dalam kajian bersama partai politik dan Pemerintah. Saat itu KPK bersama pihak terkait lainnya sepakat meningkatkan alokasi anggaran untuk parpol yang diiringi dengan peningkatan aspek akuntabilitas, dan perbaikan di internal partai seperti kode etik dan rekrutmen partai.

Febri berharap, dengan bantuan dana yang meningkat, tidak ada lagi praktik korupsi yang dilakukan untuk mendukung kegiatan partai politik. Sebelumnya, banyak kader partai yang terjerat kasus korupsi.

“Salah satu upaya pencegahan adalah pembenahan anggaran parpol. Kami berharap dapat mereduksi kebutuhan pembiayaan yang sebelumnya sulit dicarikan sumber resmi dan sekarang bisa dengan sumber resmi,” katanya.

152total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *