KPK Akan Jerat Pihak yang Membantu Novanto Buron

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyangsikan kecelakaan yang dialami Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menuturkan pihaknya akan melihat secara utuh kecelakaan tersebut. Namun apabila ditemukan bukti suatu rekayasa dalam hal ini untuk menghalangi penyidikan, kata Febri, KPK akan mengusutnya.

“Secara teknis sejauh mana kondisi kejadian tersebut berakibat terhadap orang-orang yang di dalam mobil, siapa saja yang di rawat dan berapa orang isi mobil tersebut tentu menjadi perhatian KPK. Perkara ini akan kami lihat serinci mungkin,” kata Febri Diansyah di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis malam, 16 November 2017.

Febri menjelaskan, ada konsekuensi hukum bagi orang-orang yang mencoba melakukan upaya merintangi proses penyidikan. Kendati begitu, saat ini, KPK akan melihatnya secara terang dengan melihat kondisi di tempat kejadian perkara.

“Jadi kami akan perhatikan tentu saja bagaimana kondisi tersangka di sana, namun juga akan melihat kronologis seperti apakah kecelakaan itu. Kalau memang kecelakaan tersebut benar-benar terjadi dan berakibat seseorang tersangka bisa diperiksa atau tidak bisa mengikuti proses hukum lain atau masih bisa dilakukan pemeriksaan lain. Nah itu perlu di cek lebih lanjut dan tim sedang memastikan itu ke lokasi,” kata Febri.

Disinggung mengenai wawancara sebuah media televisi dengan Setya Novanto sebelum kecelakaan, Febri enggan berspekulasi. Apakah masuk bagian rekayasa atau tidak. Yang Jelas, tim penyidik, tekan Febri, akan menganalisa apa benar Novanto kecelakaan saat hendak menuju kantor KPK.

“Tentu kami harus lihat juga, kalaulah benar kecelakaan terjadi, posisi mobil apakah menuju ke arah kantor KPK seperti yang disampaikan atau menuju ke arah yang lain,” ujar Febri.

Diketahui, berdasar video yang beredar viral di kalangan wartawan, mobil Fortuner B 1732 ZLO yang ditumpangi Setya Novanto menabrak tiang listrik di sebuah jalan yang terlihat sepi.

Video tersebut juga memperlihatkan seseorang yang mengenakan jaket Harley Davidson sedang menelepon seseorang. Tak disebutkan lokasi terjadinya tabrakan ini. Namun dari ciri-ciri fisiknya, pria berjaket Harley tersebut dikenali sebagai kontributor dari media televisi nasional.

Diduga, lokasi tabrakan tersebut terjadi di sekitar Permata Berlian, Jakarta Selatan. Lokasi ini dapat diakses melalui kawasan Permata Hijau atau Jalan Limo, Kebayoran Lama. Anehnya berdasar pemantauan media, mobil tersebut melalui akses jalan yang sedang ditutup.? Kini, Novanto dikabarkan tengah dirawat di Rumah Sakit.

Malam sebelumnya, Rabu, 15 November 2017, penyidik KPK menyambangi kediaman Novanto untuk melakukan penangkapan. Namun Novanto tiba-tiba hilang, diduga telah dijemput seseorang lebih dulu sebelum KPK tiba. Sejauh ini, KPK sudah melayangkan permintaan status DPO kepada Polri untuk Novanto.

26total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *