KONYOL! Kok Buka OK OCE Mart? Bukannya Malah Berpeluang Mematikan Usaha Rakyat Kecil??

0

bangnapi.com, Jakarta – Dari awal, paslon nomor 3 Anies – Sandi datang dengan penuh kekonyolan. Ada artikel dari web tetangga yang menuliskan kekonyolan Sandiaga yang menyatakan daging sapi di Singapura lebih murah. Kekonyolan yang langsung dibantah dengan elegan oleh PD Dharma Jaya.

Konyolnya Sandiaga yang permanen ini pada akhirnya menemukan belahan jiwanya ketika dipasangkan dengan Anies. Lengkaplah mereka menjadi pasangan paling konyol selama Pilkada DKI. Kalau AHY terlihat konyol dengan rumah apungnya masih bisa ditolerir karena mendadak masuk dalam dunia politik, maka Anies dan Sandiaga menunjukkan kekonyolan tingkat tinggi karena bukan orang baru di politik.

Kekonyolan-kekonyolan mereka membuat banyak orang tergelitik dan tertawa. Sudah jelas ada aturan terkait reklamasi saja mereka masih teriak tolak reklamasi. Belum lagi masalah rumah tanpa DP dan kekonyolan menyebut lahan pemerintah dipakai mall yang ujungnya hanya menimbulkan isu tidak jelas dan tidak bertanggung jawab di tengah masyarakat.

Sabtu (1/4/2017) kemarin, program andalan pasangan ini atau lebih spesifik lagi program andalan si konyol Sandiaga OK OCE menghasilkan kekonyolan baru. Entah sadar atau tidak, entah mengerti dan paham tentang OK OCEnya, Sandiaga hari ini malah meresmikan OK OCE Mart. Mini Market modern seperti yang sudah banyak tumbuh di Jakarta semodel Indomaret dan Alfamart.

Jikalau melihat mimpi awal OK OCE yang diusung oleh pasangan ini yang ingin menghasilkan pengusaha kecil dan UKM-UKM yang elibatkan rakyat kecil, maka OK OCE Mart menjadi anomali dan antitesis dari semua konsep yang diusung oleh pasangan ini. Bahkan usaha OK OCE Mart ini berpeluang mematikan usaha rakyat kecil yang sudah tumbuh terlebih dahulu dalam bentuk tolo-toko kecil.

Minimarket minimalis yang digagas oleh relawan Anies (ASA) Center Cikajang 60 itu diungkapkan oleh Alex Asmasoebrata sebagai Ketua ASA Center, bertujuan untuk mengakomodasi beragam produk yang dihasilkan oleh anggota OK OCE. Kehadiran OK OCE Mart juga untuk menjawab kesulitan para UKM memasarkan produk usahanya di minimarket.

“Seluruh produk yang dijual nantinya adalah produk hasil produksi anggota OK OCE, fresh, dan terjamin kualitasnya. Bukan cuma itu, harganya juga lebih murah dibandingkan minimarket lain yang ada sekarang,” ungkap Alex usai peresmian OK OCE Mart di Posko ASA Center, Jalan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (1/4/2017) petang.

“Jadi ini merupakan sebuah tempat etalase pemasaran bagi produk-produk OK OCE maupun produk-produk lain yang dibutuhkan oleh warga,” kata Sandi.

OK OCE MART

Tujuan OK OCE Mart sebagai tempat untuk memasarkan produk dari hasil binaan program OK OCE tidak membuat kekhawatiran mematikan usaha kecil lainnya hilang begitu saja. Apalagi nantinya, OK OCE Mart ini akan disempurnakan layaknya ritel modern yang sudah tumbuh subur saat ini dan mulai menghimpit usaha-usaha toko kecil lainnya. OK OCE Mart akan semakin membuat toko-toko kecil dan tradisional tidak mampu bersaing  dan akan hilang perlahan-lahan.

Isu ritel modern menekan dan mematikan usaha rakyat kecil sudah lama terjadi di kota-kota besar. Bahkan tidak sedikit demo dan protes dilakukan terkait isu akan masuknya ritel modern di beberapa daerah. Penolakan terjadi dan pada akhirnya ijin berdirinya ritel modern tersebut tidak diberikan.

Di salah satu kabupaten yang melarang berdirinya ritel modern ini bahkan harus membuat mereka terpaksa mengganti nama ritelnya dengan nama lain supaya bisa dapat ijin dan tidak ada penolakan dari masyarakat. Padahal semua isi dan pengelolaannya sama saja.

Kalau ujung-ujungnya OK OCE hanya akan menghasilkan ritel modern, maka pasangan ini layak disebut pasangan yang SUPER KONYOL. Lagaknya berpihak kepada rakyat kecil, malah buka usaha ritel modern yang akan mematikan usaha-usaha kecil yang didirikan dan diusahakan oleh rakyat kecil.

Masihkah warga DKI percaya pasangan ini berpihak kepada rakyat kecil?? Semoga OK OCE Mart ini akan membukakan setiap mata yang sudah buta dan terbius oleh perkataan-perkataan konyol pasangan ini. Mereka tidak berpihak kepada rakyat kecil, melainkan menjual nama rakyat kecil untuk mendirikan usaha-usaha baru mereka. Percaya OK OCE untuk usaha rakyat kecil?? Silahkan menilai sendiri.

1071total visits,1visits today

Share.

About Author

Leave A Reply