Kinerja DPR Tak Terpengaruh Status Setnov

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan kinerja lembaga legislatif tidak akan terganggu setelah Ketua DPR Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus KTP elektronik (e-KTP). Alasannya, kepemimpinan DPR adalah kolektif kolegial.

“Jika satu pimpinan tidak dapat mengikuti agenda, maka bisa diwakili pimpinan lain. Pimpinan ada lima. Kalau salah satu tidak bisa hadir, masih bisa diputuskan karena kolektif kolegial,” ujar Agus di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/7).

Agus juga menyebut citra DPR tak terpengaruh oleh status seseorang, karena DPR berisi 560 anggota yang mempunyai kepribadian berbeda satu sama lain.

Hal yang sama juga dikatakan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Dia mengaku prihatin atas penetapan Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP. Pimpinan DPR akan menggelar rapat hari ini untuk membahas situasi terkini.

“Kita akan rapat untuk menghadapi situasi ini dan tentunya kita akan membaca kembali ketentuan-ketentuan dalam UU MD3 dan Tata Tertib DPR terkait apa yang akan dilakukan ke depan,” katanya.

Fahri menegaskan fungsi DPR tidak boleh berhenti, karena kepemimpinan DPR bersifat kolektif kolegial. Selama Novanto dicegah bepergian ke luar negeri, kata Fahri, secara otomatis tugas-tugas sebagai ketua DPR didelegasikan kepada pimpinan DPR lainnya.

“Fungsi DPR nyaris tidak terganggu sama sekali,” katanya.

147total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *