Ketua MUI Mandailing Natal Kecam Keras Aksi Teror di Mapolda Sumut

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Mandailing Natal (Madina) KH Mahmudin Pasaribu mengecam keras aksi teror yang terjadi di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan menewaskan satu orang anggota Polri.

Mahmudin mengatakan, aksi teror atau kekerasan hingga membunuh tidak dibenarkan dalam agama Islam, meskipun dengan alasan amar ma’ruf nahi munkar.

“Aksi teror berupa kekerasan hingga pembunuhan tidak dibenarkan dalam agama kita, kalaupun alasannya adalah amar ma’ruf nahi munkar, kan masih ada cara-cara lain, dan bukan dengan cara kekerasan, pemboman yang berujung pembunuhan,” ujar tokoh Nahdhatul Ulama Sumut itu.

Guru besar pondok pesantren Musthafawiyah Purba Baru itu mengatakan, aksi teror yang dilakukan itu sejatinya dapat merusak tatanan dan ketenteraman masyarakat.

“Kami mengecamaksi teror tersebut, harapan kami ke depan jangan lagi ada aksi teror yang menyebabkan ketakutan bagi masyarakat, tentu kita berharap kepada aparat Kepolisian supaya segera mengungkap apa motif pelaku teror yang menyerang Polda Sumut itu,” tuturnya.

205total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *