Ketika Truk Dijadikan Senjata Teror

0

bangnapi.com, Swedia –  Serangan teror yang menyasar warga sipil semakin meningkat belakangan ini. Dan, pola penyerangan menggunakan kendaraan besar macam truk juga makin naik. Seolah, kendaraan menjadi senjata teror baru yang digunakan teroris di negara maju.

Pekan lalu misalnya, seorang lelaki menabrak pejalan kaki di Jembatan Westminster di London. Dalam insiden itu lima orang tewas menjadi korban. Empat orang tewas seketika termasuk seorang polisi yang ditusuk pelaku.

Korban kelima adalah Andreea Cristea, yang jatuh dari jembatan dan masuk Sungai Thames setelah ditabrak. Cristea dinyatakan meninggal setelah alat bantu yang menopang hidupnya dicabut oleh pihak keluarga.

Pada Juli 2016, lebih dari 80 orang terbunuh dan 200 lainnya terluka ketika teroris menggunakan truk seberat 20 ton menyasar masyarakat yang berkumpul untuk melihat festival Bastille di Nice, Prancis.

Desember tahun lalu, setidaknya 12 orang tewas dan 48 lain terluka ketika truk menabrak Pasar Natal di Berlin, Jerman.

Sementara, insiden di Stockholm, Swedia, Jumat (7/4) mengingatkan serangan teror serupa di ibukota Swedia itu. Pada Desember 2010, empat hari sebelum Natal, sebuah mobil meledak di kawasan padat Drottninggatan.

Ledakan itu diikuti ledakan lain di dekatnya. Itu adalah bom bunuh diri yang dilakukan seorang lelaki Iraq bernama Taimour-Al-Abdaly, 28. Abdly adalah sarjana terapi olahraga dari Universitas Bedfordshire pada 2004.

Sebelum dia meledakkan diri, dia meledakkan mobil Audi dengan harapan orang akan berlari menuju Drottninggatan, distrik perbelanjaan padat pengunjung yang berjarak beberapa ratus meter saja dari lokasi Audi. Di tempat itu, dia sudah menunggu untuk meledakkan dua bom yang terikat di dada dan punggungnya.

Namun, rencana tinggal rencana. Bom di Audi tidak meledak, Mobilnya memang terbakar tetapi tidak parah. Selain itu dia tidak bisa meledakkan bom yang sudah direncanakan.

Abdaly kemudian berjalan meninggalkan Drottninggatan untuk membetulkan bom tersebut. Tetapi, bom itu meledak di tempat sepi dan membunuh dirinya sendiri. Berdasar penyelidikan FBI, bila bom itu meledak di kerumuman, korban jiwa bakal mencapai 30-40 orang.

582total visits,3visits today

Share.

About Author

Leave A Reply