Kemristekdikti Tetapkan 19 Lembaga Litbang sebagai PUI

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menetapkan 19 lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) di 2017.

Dalam memperkuat keunggulan Indonesia, Kemristekdikti telah mengembangkan upaya peningkatan kualitas kelembagaan iptek dan pendidikan tinggi melalui program PUI.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, mengatakan, PUI harus mencetak peneliti, publikasi internasional, prototipe dan inovasi.

“Penting bagi PUI bagaimana bisa menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh industri,” katanya di sela-sela penganugerahan lembaga litbang menjadi PUI di Jakarta, Rabu (13/12).

Diharapkan kontribusi lembaga litbang unggul yang telah ditetapkan sebagai PUI dapat lebih berkontribusi untuk menggerakkan sektor industri barang dan jasa berbasis inovasi, sehingga mampu meningkatkan daya saing ekonomi bangsa.

Menristekdikti juga mendorong agar hasil riset tidak hanya menjadi kumpulan pustaka saja tetapi bisa dihilirisasi dan bermanfaat bagi masyarakat.

Oleh karena itu pemerintah tengah mematangkan rencana induk riset nasional hingga 2045 di 10 bidang riset seperti pangan dan pertanian, kesehatan dan obat, pertahanan, transportasi, energi terbarukan, material maju, informasi komunikasi teknologi, maritim, sosial humaniora dan kebencanaan. “Di tahun 2019, kami pun menargetkan 1000 inovasi,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, 19 lembaga litbang yang ditetapkan menjadi PUI di antaranya PUI berbasis tebu, Pusat Unggulan Jeruk, PUI teknologi pengemasan makanan tradisional dan PUI sumberdaya mikroorganisme nasional.

Selain itu, sebanyak empat PUI diperpanjang statusnya dan untuk tahun 2018-2020 ada 30 lembaga litbang yang dibina menjadi PUI.

113total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *