Jokowi Harus Cari Cawapres yang Bisa Curi Suara di Jabar

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menilai ada sejumlah kriteria yang perlu diamati untuk menentukan calon wakil presiden pendamping Joko Widodo. Salah satunya figur yang harus mampu mendulang suara di Sumatera dan Jawa Barat.

Ia mengatakan, wilayah Sumatera dan Jawa Barat menjadi penentu dipilihnya cawapres Jokowi.

“Di situlah Pak Jokowi di 2014 kalah telak dan sekarang pun masih struggling (berjuang) untuk mendapat dukungan dari pemilih di dua region tadi,” kata Burhanuddin di Indonesia Lawyers Club¬†tvOne, Selasa 27 Februari 2018.

Selain faktor tersebut, kata dia, partai pengusung pun juga harus memerhatikan hal-hal yang sifatnya teknis. Ke depan, bila terpilih kembali, pendamping Jokowi harus menguasai persoalan membantu peningkatan taraf ekonomi masyarakat menengah ke bawah.

“Terakhir karena partai pengusung lebih dari satu, bagaimana pun akseptabilitas (diterima) di mata para pendukung partai Pak Jokowi juga penting untuk dicantumkan,” kata dia.

Kemudian, jelang penetapan cawapres Jokowi, dia memprediksi, antarpartai pengusung bakal tarik menarik kepentingan memajukan jagoannya.

Sebab belakangan muncul wacana, siapa pun pendamping Jokowi, memiliki jalan mulus maju sebagai calon presiden dengan modal politik yang begitu kuat.

“Dengan asumsi menang di 2019. Karenanya sulit untuk mendapatkan tiket gratis dari partai pendukung,” ujarnya.

319total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *